jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengumpulkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala BIN Muhammad Herindra, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin di kantornya, Jakarta, Rabu (5/8).
Djamari setelah pertemuan memastikan kondisi saat ini terkendali dan meminta publik tidak khawatir berlebihan.
BACA JUGA: Respons Menko Polkam soal Polemik Kejagung dan Polri, Simak
”Situasi dalam negeri sangat-sangat mantap dan perkembangan semua yang terjadi di dalam negeri masih dalam kendali kita semua," kata dia ditemui setelah pertemuan di kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8).
Dia menuturkan kondisi aman Indonesia bisa dilihat dari kondisi mal dan pasar yang tetap ramai didatangi pengunjung.
BACA JUGA: Menko Polkam Kecam Aksi KKB Bakar Pesawat & Bunuh Pilot, Tegaskan Negara tak Menoleransi Kekerasan
"Kadang saya juga berjalan bersama istri saya melihat ke pasar tradisional juga aman-aman saja, pergi ke mal juga aman-aman saja," kata Djamari.
Dia menyadari belakangan beredar konten hoaks yang memunculkan kekhawatiran dan mengganggu masyarakat seperti rencana demonstrasi besar Agustus 2026.
BACA JUGA: Herman Deru & Cik Ujang Dampingi Menko Polkam saat Bertemu Tokoh Masyarakat Sumsel
Namun, Djamari mengingatkan masyarakat untuk tidak terpengaruh informasi sesat yang tersebar di media sosial.
"Saya ingin pada kesempatan ini kami bersepakat untuk menyampaikan kepada masyarakat supaya tidak terganggu dengan masalah itu, kami menanganinya semuanya," kata Djamari.
Dia berharap semua elemen bangsa tidak memproduksi dan membuat konten tertentu yang menyebabkan kekhawatiran masyarakat meninggi,
"Saya mengajak kepada semuanya hentikan tindakan-tindakan yang semacam itu yang sangat merugikan kehidupan bangsa ke depan, sangat merugikan kehidupan keseharian masyarakat kita," katanya. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Menko Polkam Minta PBB Transparan Usut Serangan yang Menewaskan TNI di Lebanon
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan





Komentar (0)