JAKARTA, KOMPAS.TV- Badan Pusat Statistik (BPS) mengklaim Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia pada Mei 2026 turun menjadi 4,65 persen. Angka tersebut menjadi yang terendah dalam 32 tahun terakhir, atau sejak data ketenagakerjaan dengan metode yang sebanding mulai dipublikasikan.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Edy Mahmud mengatakan, penurunan TPT menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja nasional terus mengalami perbaikan.
"Tingkat Pengangguran Terbuka pada Mei 2026 sebesar 4,65 persen. Ini merupakan tingkat pengangguran terendah dalam 32 tahun terakhir," kata Edy Mahmud dalam konferensi pers, Selasa (5/8/2026).
Baca Juga: Adaro Group Buka Lowongan Kerja Agustus 2026: Penempatan Jakarta, D3 Bisa Daftar
Menurut BPS, penurunan tingkat pengangguran tersebut sejalan dengan meningkatnya penyerapan tenaga kerja di berbagai lapangan usaha dan membaiknya aktivitas ekonomi nasional.
Edy menjelaskan, perbaikan pasar kerja tercermin dari semakin banyak penduduk usia kerja yang berhasil memperoleh pekerjaan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Perkembangan ini menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja terus bergerak ke arah yang lebih baik dengan semakin banyak penduduk yang terserap bekerja," katanya.
Baca Juga: Lowongan Kerja Bank HSBC Indonesia Agustus 2026, Simak Posisi dan Kualifikasinya
BPS menilai tren penurunan pengangguran juga mencerminkan membaiknya kondisi ekonomi domestik yang mampu menciptakan peluang kerja baru di berbagai sektor.
Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan masih dihadapkan pada tantangan untuk terus meningkatkan kualitas lapangan pekerjaan, produktivitas tenaga kerja, serta memperluas kesempatan kerja agar penurunan tingkat pengangguran dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Penulis : Dina Karina Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- angka pengangguran
- tingkat pengangguran terbuka
- data ketenagakerjaan bps
- data pengangguran
- bps






Komentar (0)