JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai banjir pesisir (rob) yang berpotensi terjadi pada 6 hingga 13 Agustus 2026.
Peringatan ini disampaikan berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan baru dan perigee atau jarak terdekat antara Bumi dan Bulan.
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum yang dapat memicu banjir rob di sejumlah wilayah pesisir utara Jakarta.
Melansir akun Instagram @bpbddkijakarta, BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir agar meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi dampak pasang maksimum selama periode tersebut.
Baca Juga: Menko Polkam Respons Mal Dipagari, Sebut Persoalan Sudah Diselesaiikan Kepala Daerah
Pasang maksimum air laut diperkirakan terjadi pada pukul 17.00 hingga 23.00 WIB.
Berikut wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob:
- Kamal Muara
- Kapuk Muara
- Penjaringan
- Pluit
- Ancol
- Kamal
- Marunda
- Cilincing
- Kalibaru
- Muara Angke
- Tanjung Priok
- Kepulauan Seribu
BPBD DKI Jakarta juga menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat, yaitu:
Baca Juga: KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel dan Jakpus, Sita Dokumen hingga 8.500 Dolar Singapura
- Meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi air laut.
- Menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terkena banjir rob, terutama saat pasang tinggi.
- Memastikan sistem drainase di sekitar rumah berjalan baik untuk menghindari genangan air.
Masyarakat dapat memantau informasi terkini mengenai gelombang air laut melalui laman BPBD DKI Jakarta di bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut.
Penulis : Dian Nita Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- bpbd dki jakarta
- banjir rob
- banjir pesisir
- wilayah terdampak
- agustus 2026






Komentar (0)