Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meminta masyarakat menghentikan penyebaran informasi yang memuat isu mengenai gangguan keamanan nasional.
Menurut Djamari, konten provokatif dan hoaks hanya memicu kekhawatiran serta ketakutan di tengah masyarakat.
“Kami berharap semuanya, mari kita jangan memasukkan konten-konten tertentu yang menyebabkan kekhawatiran masyarakat,” kata Djamari dalam konferensi pers bersama Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala BIN di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8).
Ia menilai, penyebaran informasi semacam itu tidak layak karena berpotensi menimbulkan rasa takut di masyarakat.
“Kekhawatiran yang menjadikan rasa ketakutan, rasanya tidak layak,” ujarnya.
Djamari mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi RI tetap kondusif dengan tidak menyebarkan informasi yang bersifat provokatif.
“Saya mengajak semuanya hentikan tindakan-tindakan yang semacam itu yang sangat merugikan kehidupan bangsa ke depan, sangat mengganggu kehidupan masyarakat. Mari kita jaga,” katanya.
Secara khusus, Djamari meminta insan pers membantu menyampaikan kepada masyarakat kondisi keamanan nasional tetap aman.
Menurutnya, peran media sangat penting dalam menjaga stabilitas informasi di tengah masyarakat.
“Saya sangat yakin bahwa kehadiran para pewarta ini, sangat-sangat menentukan. Tolong sampaikan ini kepada masyarakat karena pada saat ini tidak bisa kita jaga sendirian,” ujarnya.






Komentar (0)