Teror Penembakan Airsoft Gun Kembali Terjadi, Usai Sleman Kini Bantul

kumparan.com
14 jam lalu
Cover Berita

Teror penembakan dengan airsoft gun kembali terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Setelah sebelumnya terjadi di Kabupaten Sleman, teror penembakan airsoft gun kini terjadi di Kabupaten Bantul.

Informasi itu diunggah istri korban di media sosial. Disebutkan peristiwa terjadi pada 01.00 WIB di perempatan Blok O, Banguntapan, Bantul.

"Tiba2 di tembak dengan pistol airsoft gun 2x di bagian punggung belakang dan paha kaki kanan min, mohon sekali bagi share pengalaman saya ini min agar orang2 lebih waspada lagi apa bila sedang keluar malam, ternyata sekarang bukan hanya kliteh saja yg sangat meresahkan, cukup sekian min dan Terimakasih," tulis unggahan di salah satu akun Instagram.

Peluru yang digunakan berupa gotri.

Terkait kabar ini, Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan sampai saat ini korban belum melaporkan dugaan penembakan dengan airsoft gun ini.

"Sampai saat ini belum ada laporan terkait peristiwa penembakan air softgun sebagaimana viral di media sosial," kata Rita dikonfirmasi wartawan.

Rita menuturkan anggota Polsek Banguntapan tengah mengecek TKP sesuai yang disebutkan dalam unggahan di medsos tersebut.

"Kepada korban kami berharap dapat segera melapor dan memberikan keterangan di Polsek Banguntapan atau Polres Bantul atau melalui 110 agar dapat ditindaknlanjuti sesuai dengan aturan yang ada," katanya.

Bagi masyarakat yang mengetahui terjadinya tindak pidana diimbau untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau via nomor telepon 110.

Peristiwa di Sleman

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja menjadi korban kejahatan jalanan di Sleman. Dalam unggahannya, remaja tersebut mengaku kena tembak peluru gotri.

Selain itu, terduga pelaku juga membawa celurit sepanjang dua meter.

"Mau lapor aku kan tadi sekitar jam 02:00 (2/8/2026)pulang dari solo, terus pas sampe transmart jogja tiba tiba ada motor pcx hitam yang nyetir pake jaket gojek ijo terus tiba tiba pas sampe transmart ada motor itu neriakin kita sambil bawa celurit warna hitam kira kira ukurannya 2 meter sambil bilang "bajingan", nah aku dah bilang "nggak mas, aku gaikut ikut" dianya tetep ngejar terus ngeluarin beceng sambil nyepam nembak, nah untungnya dia pake peluru gotri dan depanku ada orang jadinya aku bisa minta tolonG," tulis unggahan tersebut.

Terkait peristiwa ini, Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro, mengatakan Polsek Depok Timur telah memperoleh laporan dugaan kejahatan jalanan yang terjadi di Jalan Laksda Adisucipto, Kalongan, Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Sleman, Minggu (2/8) sekitar pukul 02.00 WIB.

"Korban berinisial AARP (17), laki-laki, pelajar, warga Tangerang Selatan, saat kejadian tengah dalam perjalanan dari Solo menuju Yogyakarta bersama rekannya," kata Argo, Senin (3/8).

Argo menjelaskan saat melintas di lokasi kejadian, korban dipepet dua orang yang berboncengan dengan sepeda motor Honda PCX hitam.

"Salah seorang terduga pelaku disebut mengenakan jaket ojek online warna hijau serta membawa senjata tajam menyerupai celurit dan senjata jenis airsoft gun," katanya.

Argo mengatakan, pelaku diduga menembakkan airsoft gun yang dibawanya hingga mengenai punggung korban.

"Terduga pelaku kemudian diduga menembakkan airsoft gun hingga mengenai bagian punggung korban dan mengakibatkan luka. Korban selanjutnya mendapatkan perawatan medis dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Depok Timur," katanya.

Polisi saat ini masih menyelidiki kasus ini. Termasuk mengungkap identitas pelaku.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Febrie Adriansyah Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel
• 16 jam lalu
0
thumb
Lansia Luka Parah Ditabrak JakLingko, Sopir Dipecat
• 16 jam lalu
0
thumb
Menteri ATR minta Pemda di NTT percepat sertifikasi tanah rumah ibadah
• 21 jam lalu
0
thumb
Bibit Siklon 94W Diprakirakan Berangsur Melemah, Ini Penjelasan BMKG
• 21 jam lalu
0
thumb
Cara Kejati Sumsel Pulihkan Kerugian Keuangan Negara Lewat Mediasi
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.