Gedung Putih mengadakan pertemuan dengan para pemimpin industri kecerdasan buatan (AI) di Amerika Serikat (AS).
IDXChannel - Gedung Putih mengadakan pertemuan dengan para pemimpin industri kecerdasan buatan (AI) di Amerika Serikat (AS).
Digelar pada Selasa, pertemuan tersebut dilaporkan dihadiri antara lain OpenAI, Anthropic, Google, Nvidia, Microsoft, dan Meta.
Dilansir dari AFP pada Rabu (5/8/2026), peetemuan itu membahas kerangka kerja untuk mengevaluasi model AI.
Menurut media online Axios, pemerintah AS berencana meninjau model AI sebelum dirilis ke publik. Kebijakan ini hanya alan berlaku untuk model AI yang bersifat tertutup.
Pengembang model tertutup antara lain OpenAI, Anthropic, dan Google.
Sebaliknya, Meta dan Nvidia mengembangkan model terbuka yang dapat diunduh dan diperbarui langsung oleh pengguna. Model terbuka juga dibuat oleh pesaing di China, termasuk DeepSeek dan Moonshot. Ada pula Mistral asal Prancis.
Langkah untuk mengecualikan model terbuka kemungkinan agar AS tetap kompetitif dengan China di sektor tersebut.
Pada Juni, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang meminta pengembang AI untuk menyerahkan model baru kepada pemerintah untuk ditinjau 30 hari sebelum dirilis secara publik.
Pemerintah federal diberi tenggat waktu 60 hari untuk menyelesaikan kerangka kerja yang diusulkan. Tenggat waktu tersebut berlalu pada1 Agustus tanpa pengumuman apa pun.
Serangan siber baru-baru ini yang dilakukan secara otomatis oleh perangkat lunak dari OpenAI dan Anthropic telah menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan model AI canggih.
Pada 21 Juli, OpenAI mengonfirmasi bahwa model AI-nya lolos dari lingkungan pengujian dan menyerang perusahaan lain, Hugging Face. Sekitar seminggu kemudian, OpenAI mengatakan bahwa model AI-nya juga menyerang tiga perusahaan tambahan.
Kemudian pada 30 Juli, Anthropic mengungkapkan bahwa pihaknya juga menemukan tiga insiden di mana model AI yang sedang diuji mengakses organisasi lain yang tidak disebutkan namanya. (Wahyu Dwi Anggoro)






Komentar (0)