Alarm Bahaya bagi Timnas Indonesia! Rekor Lawan Singapura di Fase Grup AFF Ini Bikin Ketar-ketir

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Timnas Indonesia menghadapi laga hidup-mati melawan Singapura. Namun, sejarah justru menjadi alarm bahaya bagi Tim Garuda. Setiap kali satu grup dengan Singapura, Indonesia sering gagal melangkah ke semifinal. Akankah rekor yang bikin ketar-ketir tersebut kembali terulang?

Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan penentuan melawan Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026, Jumat (7/8/2026). Duel di Stadion Jalan Besar menjadi penentu nasib Skuad Garuda dalam perburuan tiket menuju babak semifinal.

Kemenangan menjadi harga mati bagi Indonesia apabila ingin menjaga peluang lolos ke fase gugur. Namun, di balik pertandingan krusial itu, terdapat catatan sejarah yang dapat menjadi peringatan bagi tim asuhan Patrick Kluivert.

Sejak Piala AFF pertama kali digelar pada 1996, Indonesia sudah enam kali berada dalam grup yang sama dengan Singapura. Dari enam kesempatan tersebut, hasil yang diperoleh Garuda terbilang naik turun.

Tercatat, Indonesia gagal menembus semifinal dalam tiga edisi ketika berada satu grup dengan Singapura. Statistik tersebut menjadi fakta yang tidak bisa diabaikan menjelang pertemuan kedua tim kali ini.

Salah satu momen paling menyakitkan terjadi pada Piala AFF 2007. Saat itu Singapura menjadi tuan rumah Grup B yang juga dihuni Vietnam, Indonesia, dan Laos.

Indonesia mengakhiri fase grup dengan koleksi lima poin, jumlah yang sama dengan Singapura dan Vietnam. Namun, keunggulan produktivitas gol membuat Singapura dan Vietnam berhak melangkah ke semifinal, sedangkan Indonesia harus tersingkir.

Situasi serupa kembali dialami Garuda pada Piala AFF 2012. Indonesia kembali berada satu grup dengan Singapura, kali ini bersama Malaysia dan Laos.

Dalam tiga pertandingan, Indonesia hanya mengumpulkan empat poin. Sementara Singapura dan Malaysia sama-sama meraih enam poin sehingga memastikan tiket ke babak semifinal, sedangkan Indonesia harus puas finis di posisi ketiga.

Nasib kurang beruntung kembali menghampiri Indonesia pada edisi 2018. Bersama Singapura, Thailand, Filipina, dan Timor Leste di Grup B, Garuda kembali gagal melewati fase grup.

Thailand keluar sebagai juara grup, sedangkan Filipina menempati posisi runner-up. Singapura mengakhiri persaingan di peringkat ketiga, sementara Indonesia harus puas finis di posisi keempat.

Meski demikian, sejarah tidak selalu berpihak kepada Singapura. Pada Piala AFF 2016, kedua tim kembali berada dalam grup yang sama, tetapi kali ini Indonesia sukses melaju ke semifinal.

Saat itu Thailand menjadi juara Grup A, Indonesia lolos sebagai runner-up, sedangkan Singapura justru menempati posisi terbawah klasemen.

Sementara pada edisi 2004 dan 2008, Indonesia serta Singapura sama-sama berhasil lolos dari fase grup. Artinya, sejarah pertemuan kedua negara di fase grup Piala AFF selalu menghadirkan cerita berbeda.

Kini, Indonesia kembali dihadapkan pada ujian yang sama. Rekor masa lalu memang tidak menentukan hasil pertandingan, tetapi catatan tersebut menjadi alarm bahwa duel melawan Singapura kerap menghadirkan tekanan besar dalam perebutan tiket semifinal. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Staf Bandara KLIA Diduga Bantu Kopilot yang Selundupkan Narkoba ke RI
• 15 jam lalu
0
thumb
15 Daerah yang Bisa Balik Nama Sertifikat Tanah Cuma 10 Hari, Cek Syarat dan Caranya
• 6 jam lalu
0
thumb
Patroli Siber PMJ Saat Ringkus IRT Asal Ciamis Diduga Penyebar Hoaks Ajakan Demo HUT RI
• 5 jam lalu
0
thumb
10 Pejabat Negara Dihukum Seumur Hidup, Korupsi Anggaran Rp 76 M
• 20 jam lalu
0
thumb
Catat Jadwal Pembagian Dividen Interim MARK Rp76 Miliar
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.