KAIRO, KOMPAS.TV — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan kesepakatan tentang Selat Hormuz bisa tercapai paling cepat hari Rabu (5/8/2026) atau Kamis (6/8/2026).
Sementara Iran dan Oman perlahan-lahan mendekati kesepakatan untuk membuka kembali jalur air penting tersebut dan berpotensi membantu mengakhiri perang.
Ketika ditanya wartawan yang pergi bersamanya di California, Trump mengatakan tentang laporan di situs berita Axios bahwa pengumuman tentang Selat Hormuz dapat dilakukan pada hari Rabu.
“Itu bisa terjadi. Besok atau lusa,” katanya ketika berbicara pada Selasa (4/8/2026) malam waktu California.
“Banyak kemajuan telah dicapai,” katanya seperti dikutip dari The Associated Press.
Bersamaan dengan harapan segera dibukanya Selat Hormuz, harga minyak turun sembari menunggu kemajuan kesepakatan.
Baca Juga: Iran dan Oman Upayakan Pembukaan Kembali Selat Hormuz, Ada Kemajuan dalam Negosiasi Damai
Jika kesepakatan ini terjadi, akan memungkinkan kapal tanker minyak untuk bebas keluar dari Teluk Persia lagi dan mengirimkan minyak mentah ke seluruh dunia.
Pada Rabu pagi, minyak mentah Brent, standar internasional, turun 1,2% menjadi $78,43 per barel.
Sementara itu, menurut para pejabat regional, kesepakatan tersebut akan mengatur rute yang dikendalikan oleh Iran dan Oman.
“Biaya layanan akan dikenakan untuk menyediakan keamanan dan menjaga lingkungan maritim,” kata para pejabat tersebut seperti dikutip dari The Associated Press.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Desy-Afrianti
Sumber : The Associated Press
- selat hormuz dibuka
- kesepakatan selat hormuz
- harga minyak turun






Komentar (0)