Bagas Maulana Beralih ke Ganda Campuran, Gandeng Indah Cahya Sari Jamil

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Kabar mengejutkan datang dari panggung bulu tangkis nasional. Pemain ganda putra Indonesia, Bagas Maulana, dipastikan bakal memulai babak baru dalam kariernya dengan beralih ke sektor ganda campuran.
 
Langkah awal dari transisi ini akan tersaji langsung pada ajang Indonesia International Challenge 2026 di Pontianak, tempat Bagas dijadwalkan debut berpasangan dengan Indah Cahya Sari Jamil. Keputusan besar ini diambil setelah Bagas secara pribadi menyampaikan keinginannya kepada tim pelatih untuk mencoba tantangan baru di sektor yang berbeda. Alasan Bagas Maulana Pindah ke Sektor Ganda Campuran Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, mengonfirmasi bahwa pihak federasi dan tim pelatih menyambut baik serta mendukung penuh keputusan sang pemain.
 
"Bagas Maulana telah menyampaikan keinginannya untuk beralih fokus dari sektor ganda putra ke ganda campuran. Setelah melalui diskusi bersama tim pelatih, kami memberikan kesempatan kepada Bagas untuk menjalani proses transisi tersebut sebagai bagian dari pengembangan kariernya," ungkap Eng Hian.

Kendati demikian, PBSI menekankan bahwa perpindahan sektor ini tidak akan dilakukan secara instan. Proses transisi bakal berjalan secara bertahap dengan pantauan ketat dari jajaran pelatih. Uji Chemistry Bagas/Indah di Pontianak Pasangan baru Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil menjadi salah satu kombinasi yang paling dinantikan penampilannya. Indah, yang dikenal memiliki pengalaman dan prestasi mumpuni di tingkat junior ganda campuran, dinilai menjadi partner yang tepat untuk mengimbangi daya gedor Bagas. Baca juga: PBSI Rombak Ganda Campuran Jelang Asian Games 2026 Eng Hian menjelaskan bahwa keputusan memasangkan keduanya di turnamen Indonesia International Challenge 2026 merupakan strategi untuk menyegarkan opsi di sektor ganda campuran Indonesia.
 
"Sebagai langkah awal, kami memutuskan memasangkan Bagas dengan Indah Cahya Sari Jamil. Kombinasi ini merupakan bagian dari upaya penyegaran pasangan sekaligus untuk mencoba opsi baru di sektor ganda campuran. Melalui turnamen ini, kami ingin melihat potensi, chemistry, serta kecocokan karakter permainan keduanya dalam pertandingan resmi," jelas Eng Hian. PBSI Fokus Evaluasi Bertahap Meskipun ekspektasi publik cukup tinggi terhadap duet baru ini, PBSI memilih untuk tetap realistis dan tidak terburu-buru menetapkan target jangka panjang. Turnamen di Pontianak akan dijadikan sebagai pijakan awal untuk mengukur sejauh mana efektivitas pasangan ini di lapangan.
 
"Kami tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan. Turnamen-turnamen awal ini akan menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih untuk menentukan arah pembinaan dan kemungkinan pengembangan pasangan ini ke depan," pungkas Eng Hian.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina, Negara Diduga Rugi Rp322 Miliar
• 10 jam lalu
0
thumb
Siapa Ayah Bigmo? Mohammad Nashihan Pernah Terseret Kasus Korupsi hingga Divonis 10 Tahun 6 Bulan
• 5 jam lalu
0
thumb
Anggota DPRD Tangsel Gus Andi Meninggal Dunia, Kecelakaan di Tol Cipali
• 5 jam lalu
0
thumb
Komnas Perempuan Masih Telaah Laporan Atlet Golf Jesslyn soal Perlakuan Keluarganya
• 18 jam lalu
0
thumb
Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan yang Tewaskan Gus Andi di Tol Cipali
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.