JAKARTA, KOMPAS.TV - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (5/8/2026), seiring membaiknya sentimen pasar global yang mendorong investor kembali berani mengambil risiko (risk on).
IHSG naik 18,98 poin atau 0,30 persen ke posisi 6.338,59. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 menguat 1,25 poin atau 0,20 persen ke level 636,46.
Baca Juga: IHSG Menguat Ditopang Kinerja Emiten dan Membaiknya Data Ekonomi Indonesia
Penguatan ini mengikuti pergerakan positif bursa saham kawasan Asia dan global di tengah optimisme meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Di saat yang sama, pelaku pasar domestik mulai mengalihkan perhatian pada rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia kuartal II-2026 yang diperkirakan menjadi penentu arah pasar selanjutnya.
IHSG Berpeluang Lanjut MenguatHead of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata mengatakan IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan selama mampu bertahan di atas area 6.246-6.211.
"Selama IHSG mampu bertahan di atas area 6.246-6.211, berpeluang melanjutkan kenaikan untuk menguji resistance 6.377, kemudian 6.450, hingga 6.500," ujar Liza dalam kajiannya di Jakarta, dikutip dari Antara.
Namun, apabila IHSG kembali bergerak di bawah Exponential Moving Average (EMA) 50, indeks berpotensi mengalami pullback sehat dengan area support di level 6.246, 6.211, dan 6.161.
Sentimen positif datang dari perkembangan diplomatik antara AS dan Iran yang memunculkan harapan meredanya konflik di Timur Tengah.
Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat, Pasar Cermati Sikap The Fed dan Penundaan Penerbitan Obligasi Danantara
Menurut Liza, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan peluang tercapainya kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz semakin besar.
Sementara itu, Qatar mengonfirmasi proses negosiasi masih berlangsung dengan fokus meredakan konflik dan memulihkan jalur pelayaran strategis tersebut.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV/Antara
- IHSG
- PDB Indonesia
- pasar saham Indonesia
- The Fed
- Himbara
- Bursa






Komentar (0)