HARIAN FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Makassar (FK UNM) mengedukasi pelajar SMAN 5 Makassar tentang anemia dan upaya pencegahannya.
Kegiatan tersebut merupakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk Strengthening Health through Anemia Resilience and Peer Education (SHARE), Selasa 4 Agustus 2026.
Kegiatan ini mengangkat tema “Pembentukan Kader Remaja Sehat sebagai Peer Educator dalam Pencegahan Anemia pada Remaja Putri di SMA Negeri 5 Makassar”.
Pesertanya adalah pelajar yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) SMA Negeri 5 Makassar, yang dipersiapkan menjadi kader remaja sehat sekaligus peer educator untuk menyebarluaskan edukasi mengenai pencegahan anemia di lingkungan sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 5 Makassar, Dra. Rondiyah, M.Pd yang membuka kegiatan menuturkan, kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja serta memperkuat peran PMR sebagai pelopor kesehatan di sekolah.
Kegiatan ini dipimpin oleh dr. Novi Safitri Nurdin, M.Kes., AIFO-K, bersama tim yang terdiri atas Nurul Azizah, M.Kes., Diah Astini Paramita, S.Si., M.Biomed., dr. Syahrianti Sarea, M.Biomed., dr. Najwatul Husna, dan Ibnu Mundzir Amiruddin, S.Pd., serta didukung oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Novi Safitri Nurdin, M.Kes., AIFO-K menjelaskan anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak dijumpai pada remaja, khususnya remaja putri.
Kondisi ini dapat menurunkan konsentrasi belajar, kebugaran, dan produktivitas, serta berdampak pada kesehatan reproduksi apabila tidak dicegah sejak dini.
“Melalui SHARE, kami tidak hanya memberikan edukasi mengenai anemia, tetapi juga membentuk kader remaja yang mampu menjadi sumber informasi dan motivator bagi teman sebayanya.
Harapannya, upaya pencegahan anemia dapat terus berlanjut di lingkungan sekolah melalui peran aktif para kader yang telah dibentuk,” ujar dr. Novi Safitri Nurdin.
Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi mengenai anemia, faktor risiko, dampak, strategi pencegahan melalui pemenuhan gizi seimbang, pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta pelatihan komunikasi efektif sebagai peer educator.
Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan simulasi edukasi sehingga peserta memperoleh pengetahuan sekaligus keterampilan dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada teman sebaya.
Sebagai pelengkap kegiatan edukasi, tim pengabdian juga melaksanakan skrining kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) menggunakan metode Point of Care Testing (POCT).
Partisan ini bertujuan memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan peserta sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini anemia.
Hasil skrining kemudian menjadi dasar dalam memperkuat edukasi mengenai pola makan bergizi, pemenuhan kebutuhan zat besi, serta pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah bagi remaja putri sesuai anjuran.
Melalui perpaduan edukasi, skrining kesehatan, dan pelatihan komunikasi, program SHARE diharapkan mampu membentuk kader remaja sehat yang tidak hanya memahami pencegahan anemia, tetapi juga mampu mengajak dan memotivasi teman-temannya untuk menerapkan perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Makassar dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan remaja.
Melalui kolaborasi yang terjalin dengan SMA Negeri 5 Makassar, program SHARE diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan remaja berbasis peer education yang berkelanjutan serta berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas anemia. (*)






Komentar (0)