Kemlu RI Kecam Keras Serangan Israel, Desak Hentikan Penghambatan Peace Plan Gaza

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Para pelayat berkumpul di sekitar jenazah anggota keluarga Hassayna dan Abu Sharia yang diselimuti bendera, yang tewas dalam serangan Israel pada tahun 2023 dan baru-baru ini ditemukan dari reruntuhan, selama upacara pemakaman mereka di Kota Gaza, Selasa, 4 Agustus 2026. (Sumber: AP Photo/Jehad Alshrafi)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengecam keras serangan militer Israel di Jalur Gaza yang dinilai menghambat implementasi Peace Plan dan memperburuk penderitaan rakyat Palestina.

Kecaman ini disampaikan di tengah penolakan terbuka Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap draf kesepakatan perdamaian yang diajukan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

"Indonesia mengecam keras serangan militer Israel ke Gaza, termasuk serangan terhadap rakyat sipil dan infrastruktur sipil, di mana serangan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional, tindakan yang dilakukan secara sengaja menghambat implementasi Peace Plan untuk Gaza, dan memperburuk penderitaan rakyat Palestina," demikian pernyataan resmi Kemlu RI, Selasa (4/8/2026) malam.

Baca Juga: Israel Sampaikan Keberatan ke AS soal Kesepakatan Pelucutan Senjata Hamas

Kemlu RI juga menyerukan agar Israel segera menghentikan operasi militernya dan memenuhi seluruh komitmen dalam perjanjian gencatan senjata.

"Indonesia menyerukan kepada Israel, sebagai pihak dari kesepakatan gencatan senjata, untuk menghentikan serangan militernya segera dan secara permanen, dan memenuhi seluruh komitmennya berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang sejalan dengan hukum internasional," tulis pernyataan tersebut.

Kecaman Indonesia sejalan dengan kondisi di lapangan yang menunjukkan rapuhnya gencatan senjata. 

Berdasarkan laporan Associated Press, sedikitnya 1.252 warga Palestina dan lima tentara Israel dilaporkan tewas sejak gencatan senjata mulai berlaku.

Sebagian besar dari sekitar 2 juta penduduk Gaza masih mengungsi dan hidup di kamp-kamp tenda. 

Kondisi yang padat dan minim sanitasi memicu merebaknya penyakit menular seperti cacar air, sementara kerusakan infrastruktur dasar masih meluas.

Indonesia Sambut Penerimaan Roadmap Fase Kedua

Kemlu RI menyambut baik kabar bahwa Hamas bersama faksi-faksi Palestina lainnya telah menerima Roadmap implementasi Peace Plan fase kedua untuk Gaza.

Baca Juga: Kekerasan Pemukim di Tepi Barat Meningkat, Palestina Sebut Serangan Dikoordinasi Otoritas Israel

"Indonesia menyambut baik pemberitaan bahwa Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya telah menerima Roadmap implementasi Peace Plan fase kedua untuk Gaza, sejalan dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025). Hal ini merupakan langkah penting untuk proses penyelesaian konflik," tulis Kemlu RI.

Namun, perkembangan tersebut berbanding terbalik dengan sikap pemerintah Israel. 

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV/Associated Press

Tag
  • Kemlu RI
  • Israel
  • Gaza
  • Peace Plan Gaza
  • Benjamin Netanyahu
  • Palestina
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ruben Onsu Akui Kunjungi Panti Asuhan saat Kangen Anak, Mantan Suami Sarwendah Beberkan Ceritanya
• 21 jam lalu
0
thumb
Studi: 85-90% Ibu Melahirkan Pervaginam Mengalami Robekan Perineum
• 19 jam lalu
0
thumb
Polda Metro Pastikan Kasus Bigmo Diproses Hukum Bila Ditemukan Unsur Pidana
• 20 jam lalu
0
thumb
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah
• 8 jam lalu
0
thumb
Dolar AS Digilas Sejumlah Mata Uang Utama Dunia
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.