Wali Kota Tangsel Kenang Anggota DPRD Andi Wibowo: Sosok Humble dan Cerdas

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengenang anggota DPRD Kota Tangsel dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmad Andi Wibowo, Selasa (4/8/2026).

Ahmad Andi Wibowo atau Gus Andi meninggal dunia saat kecelakaan lalu lintas di ruas jalan tol Cipali, Selasa (4/8/2026).

Benyamin menyebut Gus Andi merupakan legislator yang cerdas, berwawasan luas, serta memiliki kemampuan komunikasi yang hangat.

"Kalau dalam sidang paripurna, beliau orang yang bisa mengkomunikasikan dengan berbagai anggota DPRD lain. Dengan eksekutif juga sangat baik, komunikasinya hangat. Beliau juga punya basis agama yang kuat," tutur Benyamin, saat melayat ke rumah duka, Ciputat, Tangsel, Selasa (4/8/2026) malam.

Baca juga: Rumah Duka Anggota DPRD Tangsel Andi Wibowo Dipenuhi Pelayat, Karangan Bunga Berjejer

Dia pun menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Gus Andi karena kehilangan sosok legislator yang sederhana.

"Kami sangat kehilangan karena beliau adalah sosok pribadi yang humble, komunikatif, dan sangat baik sekali," ujar Benyamin.

Benyamin mengenang momen komunikasi terakhirnya dengan Gus Andi usai menghadiri sidang paripurna DPRD pada Senin (3/8/2026).

Kala itu, Gus Andi ingin mengenalkan pengurus baru PKB Kota Tangsel kepada Benyamin.

"Hari Senin kemarin setelah sidang paripurna DPRD, beliau komunikasi sama saya minta waktu untuk memperkenalkan pengurus PKB Kota Tangsel yang baru. Cuma belum sempat dapat waktu. Berarti itu komunikasi terakhir saya dengan beliau," kenang Benyamin.

Baca juga: Jenazah Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Dibawa Pulang dari Purwakarta

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Lebih lanjut, dia mengaku menerima kabar duka tersebut sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, jenazah almarhum masih berada di Rumah Sakit Purwakarta.

"Saya tadi mendapat kabar jam 3 atau jam setengah 4 sore. Jenazah masih dalam proses penyelesaian di Rumah Sakit Purwakarta," kata Benyamin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Saat Hakim MK Semprot Maskapai soal "Delay" Pesawat, dari Alasan Operasional-Ganti Rugi
• 4 jam lalu
0
thumb
BMKG: Sebagian besar Jakarta cerah pada Rabu pagi
• 4 jam lalu
0
thumb
Benarkah Ujian Skripsi Jessica Undana Dibatalkan 12 Kali? Kampus Masih Telusuri Fakta
• 22 jam lalu
0
thumb
Ruben Onsu Bagikan Aktivitas Baiknya, Kajian dan Shalat Berjamaah sampai Bangun Rumah Ibadah
• 20 jam lalu
0
thumb
Foto: Kebakaran Rumah Tinggal di Sawah Besar, 19 Unit Armada Dikerahkan
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.