Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Riau

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, PEKANBARU - Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Riau segera mempercepat pembentukan Desa dan Kelurahan Siaga Tuberkulosis (TBC).

Langkah tersebut dinilai menjadi kunci penguatan penanggulangan TBC dari tingkat desa dan kelurahan melalui percepatan penemuan kasus, pendampingan pasien, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat.

BACA JUGA: DPR Desak Pemerintah Perluas Deteksi Dini TBC Guna Putus Rantai Penularan

"Mungkin nanti dalam kesempatan tertentu saya juga akan zoom dengan para bupati dan wali kota yang ada di Provinsi Riau untuk meyakinkan bahwa pembentukan Desa Siaga ini benar-benar akan memberikan kontribusi terhadap penanggulangan tuberkulosis," ujar Wamendagri Wiyagus dalam keterangan resminya, Selasa (4/8).

BACA JUGA: Percepat Penuntasan TBC, Wamendagri Wiyagus Soroti Komitmen Pemda

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. Foto: Dokumentasi Puspen Kemendagri

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam Dialog Interaktif dan Koordinasi Bersama Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau guna Memperkuat Dukungan Multisektor dalam Upaya Penanggulangan TBC di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (4/8).

Wiyagus menyoroti masih rendahnya capaian pembentukan Desa Siaga TBC di Provinsi Riau.

BACA JUGA: Wamendagri Akhmad Wiyagus Dorong Pemda Mempercepat Penanggulangan TBC

Hingga kini baru terbentuk dua desa atau sekitar 0,11 persen dari total desa dan kelurahan di Provinsi Riau.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah (Pemda) memperkuat koordinasi lintas sektor agar pembentukan Desa dan Kelurahan Siaga TBC dapat segera direalisasikan.

Menurut Wiyagus, keberhasilan program tersebut bergantung pada sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dinas kesehatan, serta para pemangku kepentingan.

Kolaborasi yang kuat akan membuat penanggulangan TBC lebih terstruktur dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Selain itu, Wiyagus meminta para camat, lurah, dan kepala desa mengambil peran aktif dalam memimpin upaya penanggulangan TBC di wilayah masing-masing.

Dia menegaskan pembentukan Desa Siaga harus disertai langkah nyata, mulai dari penemuan kasus secara aktif, pendampingan pasien hingga tuntas berobat, sampai peningkatan kesadaran masyarakat mengenai bahaya TBC.

"Di sini ada Pak Camat yang mendengar langsung tentang data dan juga apa yang saya arahkan hari ini. Segera bentuk, Pak," tegasnya.

Wiyagus juga berharap komitmen kepala daerah dapat memperkuat pelaksanaan program penanggulangan TBC hingga tingkat RT dan RW.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor akan mempercepat pencapaian target pengendalian TBC di Provinsi Riau.

"Kalau itu sudah dilaksanakan, insyaallah apa yang kita inginkan semuanya akan bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Plt Gubernur Riau S.F. Hariyanto, anggota Komisi IX DPR Maharani, dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar. (mrk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wamenkes Sebut Pemberantasan TBC Bakal Libatkan TNI-Polri


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Trump Kena Batunya, China Makin Kuat Sudah Tak Butuh Amerika
• 9 menit lalu
0
thumb
Skandal Minggir Dulu, Boeing Resmi Luncurkan Pesawat Terbaru 737-7
• 1 jam lalu
0
thumb
Viral Pemuda Pekalongan Ngaku Dibegal dan Tebas Jari Pelaku, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan
• 5 jam lalu
0
thumb
Prabowo Terima Tanda Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Thailand
• 23 jam lalu
0
thumb
Indosat Naikkan Capex 77% Usai Menang Lelang Frekuensi 2026, Siap Ekspansi 5G
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.