Spectrum: Perayaan 15 Tahun Sepak Terjang Monica Ivena di Dunia Fashion Couture

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Desainer couture ternama Indonesia, Monica Ivena, baru-baru ini merayakan pencapaian besarnya di industri fashion. Tahun ini, jenama mode bespoke-nya resmi menginjak usia 15 tahun. Milestone ini pun dirayakan lewat penyelenggaraan fashion show anniversary bertajuk Spectrum.

House of Monica Ivena bukanlah nama asing di dunia mode internasional. Gaun-gaun rancangannya sudah pernah dipakai oleh nama-nama besar dunia, mulai dari Khloe Kardashian, Jennifer Lopez (JLo), Taylor Swift, hingga Nicole Scherzinger. Klien-klien gaun pengantin (bridal) Monica pun juga datang dari luar negeri, dari Qatar hingga Kuwait.

Digelar di St. Regis Hotel Jakarta, Jumat (31/7), fashion show Spectrum menghadirkan 30 tampilan bespoke yang mengakar kuat pada DNA Monica Ivena, yakni gaun-gaun mewah bernuansa elegan dan whimsical. Palet warna yang dihadirkan itu beragam dan cenderung lembut, mulai dari pink, biru, kuning, lilac, hingga hijau. Warna tersebut dipadukan dengan nuansa hitam yang anggun dan berani.

Dalam konferensi pers, Monica menjelaskan bahwa warna-warna ini merupakan cerminan dari dimensi perempuan yang beragam. Warna ini, menurutnya, mendeskripsikan karakter, cerita, emosi, serta aspirasi para perempuan sepanjang hidup mereka.

“Jadi, setiap warna itu punya arti. Dalam koleksi ini, aku ingin memperlihatkan—melalui warna dan tekstur—bahwa ada kekuatan, kelembutan, ketangguhan, keanggunan, ambisi, dan kasih sayang. Semua itu dapat hadir secara bersamaan dan membentuk keunikan masing-masing individu,” ucap Monica Ivena.

“Karena itu, nama Spectrum dipilih untuk mewakilkan keberagaman tersebut. Selain berbicara soal warna, kita juga bicara soal perempuan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, koleksi Spectrum juga menghadirkan elemen-elemen khas Monica Ivena, juga dikenal sebagai House Code, yaitu quaint and ornamental, extravagant fairy tales, fleur and flounce, architectural femininity, dan opulent contrast. Seluruh kekhasan desain Monica Ivena bergabung menjadi satu: Gaun-gaun apik dengan sentuhan elegan yang magis, anggun, dan memalingkan pandangan.

Monica mengatakan, desainnya yang bertabur payetan rumit, bordiran intricate, siluet struktural yang tajam, serta permainan volume yang dramatis adalah hasil karya tangan para perajin.

“Setiap look dikerjakan secara handcrafted di atelier kami dengan banyak detail yang membutuhkan proses pekerjaan yang sangat teliti dan memakan waktu. Di dalam setiap karya tersebut terdapat dedikasi, ketelitian, dan keterampilan para artisan,” ucap Monica.

Fashion show dibuka oleh aktris Enzy Storia yang melenggang di atas runway dalam balutan gaun korset biru pastel yang berhiaskan draping dan beadwork rumit.

Lantas, puluhan gaun bernuansa dreamy, seperti gaun lengan panjang dengan rok mini bervolume berhiaskan payet biru berkilauan; evening gown kuning pastel dengan bordiran bunga merambat sepanjang sisi kanan gaun, lengkap dengan jubah yang menjuntai sebagai ekor; hingga evening gown hitam dengan potongan leher halter tipis yang anggun dan taburan payet, menjadi memento indah untuk merayakan 15 tahun perjalanan karier.

Berhiaskan Perhiasan Berlian Penuh Cinta

Momen 15 tahun perjalanan couture Monica Ivena juga dirayakan dengan kampanye baru Love Poetry Reimagined, yakni perkenalan kembali koleksi perhiasan mewah (fine jewelry) hasil kolaborasi Monica dengan Frank & co.

Di area tunggu fashion show, para tamu undangan berkesempatan untuk memandang deretan perhiasan bertatahkan berlian alami yang desainnya dirancang langsung oleh Monica. Perhiasan ini, bagi Monica, adalah bentuk dari puisi cinta yang murni dan indah.

Spectrum dan Love Poetry membentuk sebuah narasi yang saling melengkapi. Couture dan jewelry tidak hadir sebagai dua cerita yang terpisah, melainkan sebagai satu kisah emosional yang utuh tentang perempuan, cinta, dan berbagai pengalaman yang membentuk perjalanan hidup kita,” jelas Monica, yang telah berkolaborasi dengan Frank & co. sejak 2024.

Di momen ini, ada deretan lini dari koleksi Love Poetry yang ditampilkan, baik di area pameran maupun runway. Lini tersebut adalah Amorem dan Prismata, lini lama yang kembali diperluas; serta lini terbaru bernama Plena.

Setiap perhiasan tidak hanya menghadirkan batu mulia seperti safir biru dan safir pink, tetapi juga butir-butir berlian berkilauan. Bentuk pendaran cahaya menjadi desain utama koleksi ini.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Rizky Ridho Akui Melakukan Banyak Kesalahan usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam
• 20 jam lalu
0
thumb
Terbongkar! Resep Rahasia Kim Sang-sik Bantai Timnas Indonesia 3-0 di Piala AFF 2026, Kuncinya Ada di Pemilihan Pemain
• 11 jam lalu
0
thumb
Bahlil Sebut Baterai EV Nikel Lebih Unggul dari LFP, Cocok untuk Jarak Jauh
• 10 jam lalu
0
thumb
Kronologi Penemuan 2 Pendaki di Gunung Piramid Bondowoso, Evakuasi Dilakukan Rabu Pagi
• 4 jam lalu
0
thumb
Imbas Penipuan Berlian Terbesar, Toko Perhiasan di Vietnam Sepi Peminat
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.