Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Barat dipastikan tetap berjalan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memutuskan untuk mengambil alih peran tuan rumah secara langsung, usai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mengundurkan diri sebagai penyelenggara acara.
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Barat Asep Sukmana menyambut positif keputusan tersebut. Ajang kompetisi pembacaan ayat suci ini rencananya akan diselenggarakan pada awal tahun 2027 mendatang. Pembukaan acara disiapkan berlangsung di Gedung Sate dan ditutup secara meriah di Masjid Al-Jabbar.
Asep sangat mengapresiasi langkah cepat Pemprov Jabar dalam menyelamatkan agenda keagamaan ini. Acara tersebut dinilai menjadi sarana penting guna meningkatkan minat generasi muda dalam membaca dan menghayati Al-Quran. Selain itu, MTQ juga berfungsi sebagai media dakwah Islam untuk mempererat rasa persaudaraan umat.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jabar yang telah bersedia menjadi tuan rumah MTQ Jabar," ucap Asep pada keterangan tertulis, Selasa (4/8/2026).
Kabar kepastian pelaksanaan MTQ ini juga telah disebarluaskan secara resmi kepada seluruh pihak terkait. Informasi tersebut disampaikan kepada seluruh Ketua LPTQ tingkat kabupaten maupun kota se-Jawa Barat pada 2 Agustus 2026. Sebelumnya, perhelatan keagamaan ini nyaris dibatalkan karena kondisi keuangan Pemkab Garut dinilai kurang memadai.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sangat memaklumi situasi dan kondisi keuangan yang dialami oleh Pemkab Garut. Ia pun turun tangan langsung memastikan jajaran Pemprov Jabar siap menjadi tuan rumah pengganti.
Sosok yang akrab disapa KDM ini berharap penyelenggaraan kompetisi kelak berlangsung jujur, terutama pada tahap penjurian.
Integritas dalam penilaian sangat krusial mengingat acara ini menjadi momentum mulia untuk menyebarkan syiar Islam. Kegiatan ini juga menjadi sarana strategis dalam mengajarkan nilai-nilai luhur Al-Quran kepada masyarakat luas.
(anl/ega)






Komentar (0)