Laba KAI Group Merosot 73 Persen di Tengah Kenaikan Pendapatan Jadi Rp17,96 Triliun

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp314,03 miliar pada semester I-2026.

Laba KAI Group Merosot 73 Persen di Tengah Kenaikan Pendapatan Jadi Rp17,96 Triliun. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp314,03 miliar pada semester I-2026. Angka ini merosot 73,39 persen jika dibandingkan periode semester I-2025 yakni Rp1,18 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan KAI Group (unaudited), laba sebelum pajak sebesar Rp842,69 miliar di semester I-2026, turun dibandingkan semester I-2025 yang tercatat Rp1,86 triliun.

Baca Juga:
KAI Logistik Angkut 8,7 Juta Ton Barang pada Semester I-2026, 63 Persen Batu Bara

Perubahan laba tahun berjalan terutama dipengaruhi peningkatan pencatatan bagian rugi bersih dari perusahaan asosiasi dan usaha patungan, dari Rp948,20 miliar pada semester I-2025 menjadi Rp3,00 triliun pada semester I-2026. Di tengah pencatatan tersebut, kegiatan bisnis utama KAI Group tetap menghasilkan pertumbuhan pendapatan, laba bruto, dan laba usaha.

Pendapatan KAI Group mencapai Rp17,96 triliun, meningkat 6,61 persen dibandingkan semester I-2025 sebesar Rp16,85 triliun.

Baca Juga:
KAI Kucurkan Rp14,88 Triliun untuk Renovasi dan Pengadaan Kereta Baru

Pertumbuhan pendapatan tersebut diikuti kenaikan laba bruto sebesar 18,81 persen, dari Rp5,72 triliun pada semester I-2025 menjadi Rp6,79 triliun pada semester I-2026. Pada periode yang sama, laba usaha meningkat 25,79 persen, dari Rp3,71 triliun menjadi Rp4,66 triliun.

Baca Juga:
Prabowo Minta KAI Pasang Pintu Perlintasan Otomatis Demi Cegah Kecelakaan

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, capaian tersebut menunjukkan kegiatan bisnis utama KAI Group terus menguat seiring pertumbuhan layanan, peningkatan produktivitas, pengelolaan biaya, serta sinergi seluruh entitas perusahaan.

“Pertumbuhan pendapatan dan laba usaha menjadi modal penting bagi KAI untuk menjaga keselamatan perjalanan, kesiapan sarana dan prasarana, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kinerja bisnis yang kuat juga mendukung keberlanjutan pengembangan layanan penumpang dan barang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (4/8/2026).

Sepanjang semester I-2026, KAI Group melayani 258.993.359 pelanggan, meningkat 7,55 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 240.805.920 pelanggan. Pelayanan tersebut mencakup layanan dengan skema kewajiban pelayanan publik atau Public Service Obligation (PSO), KA Perintis, penugasan pemerintah, serta layanan komersial.

Berdasarkan pengelompokan volume pada entitas dan layanan yang juga menjalankan PSO, KA Perintis, atau penugasan pemerintah, tercatat sebanyak 235.137.908 pelanggan pada semester I-2026. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 90,79 persen dari keseluruhan pelanggan KAI Group.

Anne menjelaskan, data tersebut memperlihatkan besarnya peran KAI Group dalam menyediakan transportasi publik bagi masyarakat. Dukungan pemerintah melalui PSO, layanan perintis, dan berbagai skema penugasan membantu masyarakat memperoleh layanan kereta api dengan tarif yang terjangkau serta menjangkau berbagai wilayah.

“Kepercayaan pemerintah melalui PSO, KA Perintis, dan berbagai penugasan memberi ruang bagi KAI untuk melayani masyarakat secara lebih luas. KAI menjaga agar layanan tersebut tetap selamat, andal, tertib, dan sesuai kebutuhan pelanggan,” kata Anne.

Selain layanan penumpang, angkutan barang turut menopang kegiatan bisnis KAI. Sepanjang semester I-2026, KAI melayani 32.498.043 ton barang, terdiri atas 26.534.095 ton batu bara dan 5.963.948 ton komoditas nonbatu bara.

Layanan tersebut mendukung distribusi komoditas strategis untuk kebutuhan energi, industri, perkebunan, peti kemas, semen, bahan bakar, dan berbagai kebutuhan logistik lainnya. Kereta api memiliki kapasitas besar dan jadwal perjalanan yang terencana sehingga dapat mendukung kelancaran rantai pasok nasional.

Penguatan layanan barang juga dilakukan melalui penambahan sarana. Hingga semester I-2026, sebanyak 1.080 gerbong datar telah tiba untuk memperkuat kapasitas angkutan barang di Sumatera. 

KAI juga mengembangkan layanan KA Brumbung Cargo dengan kapasitas hingga 800 ton per rangkaian.

Pada semester I-2026, angkutan peti kemas KAI tercatat mencapai sekitar 2,62 juta ton. Pengembangan tersebut diarahkan untuk memberikan pilihan distribusi berbasis rel yang berkapasitas besar, terjadwal, dan terhubung dengan pusat kegiatan industri serta logistik.

“Layanan barang memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan ekonomi nasional. Penguatan sarana dan layanan terus dilakukan agar kereta api dapat melayani kebutuhan dunia usaha secara lebih efisien sekaligus membantu menjaga kelancaran distribusi komoditas strategis,” ujar Anne.

Sebagai informasi tambahan, total aset KAI Group per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp104,79 triliun. Total liabilitas mencapai Rp65,11 triliun, turun dibandingkan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp66,14 triliun. Sementara itu, total ekuitas meningkat dari Rp39,29 triliun menjadi Rp39,69 triliun.

Aset lancar KAI Group meningkat dari Rp19,40 triliun pada akhir 2025 menjadi Rp21,04 triliun pada 30 Juni 2026. Pada periode yang sama, kewajiban jangka pendek turun dari Rp16,20 triliun menjadi Rp15,17 triliun. Dengan demikian, aset lancar perusahaan tetap berada di atas kewajiban yang perlu diselesaikan dalam jangka pendek.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Waspada Kebakaran Saat Kemarau, Pramono Siapkan Modifikasi Cuaca
• 7 jam lalu
0
thumb
Fakta Pahit Timnas Indonesia Dibantai Vietnam, selalu Kalah saat Nadeo Kipernya
• 19 jam lalu
0
thumb
Viral Usai Sujud Sambil Minta Maaf ke Pengemudi Mobil Alphard, Satpam HI ini Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi, Ini Alasannya
• 16 jam lalu
0
thumb
Kopdes Merah Putih Diterpa Hoaks, Zulhas: ada yang Tak Senang Petani Ditolong
• 11 jam lalu
0
thumb
Jenazah Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Dibawa Pulang dari Purwakarta
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.