Gus Salam: Semua Struktur Kepengurusan NU Harus Dapat Legalitas untuk Hadiri Muktamar

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Bangkalan, VIVA – Panitia muktamar ke-35 PBNU secara resmi merilis data peserta sementara (DPS) tahap I untuk mengikuti muktamar ke-35 yang akan dilaksanakan 27-31 Agustus 2026. 

Dalam rilis resmi 1 Agustus 2026 itu, 501 struktur kepengurusan NU tercatat masuk dalam DPS Tahap I. Jumlah tersebut berdasarkan pemutakhiran data organisasi per 31 Juli 2026.

Baca Juga :
Harapan Tokoh Muda NU Terhadap Hasil Muktamar
Cak Imin Peringatkan Muktamar PBNU Tak Dikotori Politik Uang: Mari Murnikan Kembali NU

Adapun rinciannya yaitu, Pengurus Wilayah (PWNU) sebanyak 31, Pengurus Cabang (PCNU) 456, dan Pengurus Cabang Istimewa (PCINU) sebanyak 14. SK DPS Tahap I ini ditandatangani Rais PBNU Prof Mohammad Nuh, Katib Aam PBNU KH Akhmad Said Asrori, Wakil Ketua Umum PBNU Dr Amin Said Husni, dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Ketua OC Panitia Muktamar, Gus Ipul menjelaskan PBNU memberikan ruang kepada seluruh PWNU, PCNU, dan PCINU untuk mencermati dan menyampaikan koreksi apabila masih terdapat data yang perlu diperbaiki.

Pemberian ruang koreksi, sekaligus memberikan kepastian legalitas kepesertaan untuk meminimalkan potensi sengketa hak hadir. Dari data DPS tahap I, PBNU menetapkan setiap struktur kepengurusan yang lolos verifikasi berhak mengirimkan empat orang utusan resmi, yakni rais, katib, ketua, dan sekretaris.

Sementara, Sekretaris PCNU Bangkalan KH Dimyati Muhammad, dikenal Lora Dimyati mengaku masih banyak struktur kepengurusan NU yang belum masuk dalam data peserta muktamar ke35 NU tahun 2026. 

“Dibandingkan muktamar ke34 NU di Lampung, tahun 2021, ada 34 PWNU, 521 PCNU dan 31 PCINU. Totalnya diikuti 586 struktur kepengurusan NU. DPS I untuk muktamar ke35 tahun 2026 masih 501, berarti masih banyak yang belum terdaftar. Selisihnya masih 85 lho dibanding muktamar 2021,” kara Lora Dimyati, Selasa, 4 Agustus 2026.

"Dan mudah-mudahan dari 501 itu tidak ada sengketa kepengurusan yang berujung adanya sengketa hak untuk hadir pada muktamar nanti dari PWNU, PCNU maupun PCINU. Karenanya, NU wilayah, cabang dan cabang istimewa di luar negeri bisa memanfaatkan waktu tersisa untuk minta konfirmasi dan verifikasi kepada PBNU,” tambahnya.

Menurut Lora Dimyati, muktamar menjadi forum kedaulatan NU wilayah, cabang dan cabang istimewa. Mereka hadir juga wujud dari kedaulatan anggota perkumpulan Nahdlatul Ulama. Sehingga, permusyawaratan NU ditingkat nasional berkualitas baik dan nyata legitimate.

Baca Juga :
Penampakan Logo Muktamar Ke-35 NU, Siapa Pembuatnya?
Gus Miftah Sebut Kiai Imam Jazuli Bukan Sekedar Alternatif, tapi Kebutuhan Mutlak Kepemimpinan NU Abad Kedua
Cak Imin Jelang Muktamar NU: Semua Ingin Perbaikan dari Kegagalan Pemimpin

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KRI Nala-363 Evakuasi 32 Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa, 2 Tewas
• 10 jam lalu
0
thumb
Rupiah Pagi Ini di Level Rp18.025/USD
• 7 jam lalu
0
thumb
Kerajaan Thailand Beri Medali Kehormatan Militer ke Prabowo
• 20 jam lalu
0
thumb
Tragis! Teknisi Sound Horeg di Jember Tewas Terjepit Gapura Beton saat di Atas Truk
• 5 jam lalu
0
thumb
Mendagri Ungkap Cara Baru Bikin Bansos Tepat Sasaran
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.