Liputan6.com, Jakarta - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta meningkatkan upaya mitigasi kebakaran selama musim kemarau. Pengawasan difokuskan pada kawasan permukiman padat penduduk serta lahan terbuka yang dipenuhi ranting dan tumpukan sampah kering.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan, setiap wilayah di Jakarta memiliki tingkat dan karakteristik kerawanan kebakaran yang berbeda. Namun, permukiman padat dan lahan terbuka menjadi kawasan yang perlu mendapat perhatian lebih saat cuaca kering.
Advertisement
“Setiap wilayah pasti punya potensinya gitu ya. Setiap wilayah tuh punya karakteristik masing-masing,” kata Bayu dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Menurut Bayu, risiko kebakaran di lahan terbuka dapat meningkat akibat keberadaan ranting dan sampah kering. Material tersebut membuat api lebih mudah menyebar dan cepat merambat ketika kondisi cuaca sedang kering.
“Terutama itu tadi daerah-daerah terbuka ya, biasanya apa ranting apa namanya sampah gitu kalau terbakar sedikit tuh pasti rembetannya cepat apalagi dalam situasi yang kering, kira-kira itu,” ucap Bayu.





Komentar (0)