JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang polisi diduga dianiaya hingga tewas di Asrama Brimob, Jalan KS Tubun, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (31/7/2026) malam.
Pelakunya diduga anggota TNI.
Sebelum korban ditemukan tewas, sempat terjadi keributan di lingkungan Asrama.
Baca juga: Babak Baru TPST Bantargebang, Gunungan Sampah Mulai Ditutup Geomembran
Peristiwa tersebut dilaporkan secara resmi melalui LP/B/123/VIII/2026/SPKT/Polsek Palmerah/Polres Metro Jakarta Barat/Polda Metro Jaya pada Sabtu (1/8/2026) pukul 16.36 WIB.
Menanggapi hal itu, Panit Reskrim Polsek Palmerah Iptu Simbolon membenarkan adanya dugaan penganiayaan yang berujung maut di Asrama Brimob Palmerah.
"Dan lanjut kami limpahkan ke Polres. Jadi kami limpahkan ke Polres," kata Simbolon kepada Kompas.com, Selasa (4/8/2026).
Saat ditanya bagaimana duduk perkara dari kasus dugaan penganiyaan ini, Simbolon enggan membeberkan secara detail kasus itu.
"Langsung coba koordinasi ke Polres aja," ucap Simbolon.
Ia hanya mengungkap berkaitan informasi korban yang merupakan anggota Polri.
Menurutnya, korban telah diberhentikan secara tidak hormat (PTDH) sebagai anggota Polri sejak Januari 2026.
"Kenapa kita limpahkan ke Polres, itu bukan anggota Brimob, karena sudah di-PTDH," jelas Simbolon.
Baca juga: Tangis Awang Berubah Jadi Senyum, Anaknya yang Tidur di Teras Minimarket Kini Disekolahkan
Sementara, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Metro Jakarta Barat.
Kompas.com telah berusaha menghubungi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkab Sipayung, namun belum ada tanggapan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Komentar (0)