Menkomdigi Bantah Isu Sensor Liputan Demonstrasi

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid membantah secara tegas isu adanya sensor dari pemerintah terkait penayangan narasi maupun konten aksi demonstrasi yang terjadi belakangan ini di Jakarta.  Ia memastikan, pihak kementerian tidak pernah membatasi ruang gerak media massa dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

Klarifikasi ini disampaikan Meutya merespons pertanyaan publik dan insan pers mengenai dugaan pembatasan informasi aksi unjuk rasa di media sosial maupun media arus utama. Pihaknya menjamin pemerintah mendukung demokrasi, termasuk kebebasan pers nasional.

"Dari Kementerian Komunikasi dan Digital, tidak ada kita melakukan pelarangan terhadap media massa untuk melakukan liputan-liputan apapun bentuknya, selama dalam kaidah-kaidah jurnalistik dan sesuai dengan koridor Undang-Undang Pers," ujar Meutya Hafid saat ditemui di kantor Komdigi, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Baca Juga :
Komdigi Layangkan Teguran ke YouTube Terkait Konten Vape Bigmo yang Libatkan Anak-Anak

"Jadi itu tidak betul, dan silakan juga ditanyakan kepada teman-teman media massa lainnya," imbuhnya.

Konter Komdigi atas klaim narasi konten itu menyatakan bahwa klaim tersebut adalah tidak benar. Video yang beredar merupakan dokumentasi demonstrasi pada 12 Juni 2026 di kawasan Jalan Jenderal Soedirman sampai bundaran HI, Jakarta. Video tersebut menampilkan mahasiswa yang turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi ekonomi Indonesia.

Baca Juga :
Komdigi Minta Masyarakat Cermati Unggahan Unjuk Rasa di Medsos: Bisa Picu Persepsi Keliru

(Arief Setyadi )


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Foto: Jelang Upacara HUT ke-81 RI, Paskibraka Siap Tampil di Istana Merdeka
• 9 jam lalu
0
thumb
Basarnas: Sebanyak 232 Korban KMP Mutiara Santosa 2 Dievakuasi, Lima Meninggal Dunia
• 15 jam lalu
0
thumb
Prabowo Apresiasi Thailand Bantu Pulangkan 1.000 WNI Korban Online Scam
• 4 jam lalu
0
thumb
Terungkap Penyakit yang Diderita Diding Boneng Sebelum Meninggal, Sempat Dirawat 10 Hari di Rumah Sakit
• 12 jam lalu
0
thumb
Ribuan Migran Maroko Nekat Sebrangi Lautan Demi Masuk Eropa
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.