Era Baru Keterbukaan Informasi di Tangsel, Adopsi Asisten AI WhatsApp hingga Fitur Ramah Disabilitas

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat keterbukaan informasi publik melalui transformasi layanan digital yang lebih cepat, inklusif, dan mudah diakses masyarakat.

Berbagai inovasi diterapkan, mulai dari pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berbasis WhatsApp hingga penyediaan fitur ramah disabilitas.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan sekaligus memperkuat pengawasan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

"Kami membangun kesepahaman antara Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan PPID Pelaksana agar memiliki semangat yang sama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pelayanan informasi yang lebih baik," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (4/8/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Benyamin saat mengikuti Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2026 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Banten di Serang, Rabu (29/7/2026).

Baca juga: Kendalikan Banjir, Pemkot Tangsel Keruk Hulu Sungai Ciputat

Menurut dia, penguatan layanan PPID dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi publik secara cepat, tepat waktu, mudah, dan sederhana.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Tangsel mengembangkan berbagai layanan digital, mulai dari penguatan E-PPID hingga pemanfaatan AI sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan informasi yang lebih mudah, cepat, inklusif, dan transparan.

Salah satu langkah yang dilakukan ialah mengoptimalkan situs E-PPID yang dikembangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan terintegrasi dengan situs resmi Pemkot Tangsel.

Pemkot Tangsel juga menghadirkan fitur ramah disabilitas, seperti mode ramah disleksia, voice-over, dan text-to-speech bagi penyandang tunanetra agar akses informasi dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, layanan publik digital diperkuat melalui aplikasi TangselOne yang mengintegrasikan berbagai layanan pemerintah dalam satu ekosistem.

Baca juga: Manfaatkan Teknologi HDD, Pemkot Tangsel Rapikan Jaringan Kabel Tanpa Galian Terbuka

Masyarakat juga dapat memanfaatkan Helita, agen AI berbasis WhatsApp yang memungkinkan pengguna memperoleh informasi dan mengakses layanan publik tanpa harus memahami struktur organisasi perangkat daerah.

"Keterbukaan informasi di era digital tidak lagi sekadar menyediakan informasi, tetapi juga menghadirkannya secara proaktif, mudah diakses, efisien, dan mudah dipahami masyarakat," tegas Benyamin.

Perluas akses layanan informasi

Selain mengadopsi teknologi digital, Pemkot Tangsel juga memperluas jangkauan layanan informasi melalui berbagai program yang menyasar langsung masyarakat.

Salah satunya adalah program PPID Goes to Campus dan PPID Goes to Public, termasuk penyediaan PPID Corner di sejumlah pusat perbelanjaan.

Baca juga: Kronologi Satpam SPPG Curi 1.700 Ompreng MBG di Tangsel, Pencurian Bertahap Sejak Juni

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Akses informasi masyarakat juga diperkuat melalui penyediaan 5.000 titik WiFi gratis sebagai upaya memperluas akses informasi sekaligus mendorong partisipasi publik.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
CORE: Penilaian kredit alternatif dapat perluas pembiayaan UMKM
• 8 jam lalu
0
thumb
Selain Aktivitas Idolnya, Aron Eks NUEST Ungkap Jadi Pekerja Kantoran
• 7 jam lalu
0
thumb
Bahlil Sebut Harga Bioetanol Masih Kompetitif Dibandingkan BBM Nonsubsidi, Belum Butuh Dana Talangan
• 4 jam lalu
0
thumb
KMP Mutiara Sentosa II Terbakar, DPR Minta Kemenhub Evaluasi Standar Pengawasan Pelayaran
• 6 jam lalu
0
thumb
Piala AFF 2026: 3 Kali Nadeo Argawinata Dijebol Lawan di Tiang Dekat
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.