Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami kenaikan setelah pembukaan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa, 4 Agustus 2026, IHSG berada di posisi 6.254,780.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.13 WIB, IHSG langsung naik sebesar 27,991 poin setara 0,45 persen ke level 6.262,489.
Adapun sebanyak 309 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 174 saham lainnya melemah dan 222 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.13 WIB sebanyak Rp1,403 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 4,112 miliar saham.
Baca Juga :
Cuan di Bursa Saham AS Berlanjut, Dipicu Meredanya Risiko Geopolitik(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
IHSG berpeluang terkoreksi
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi IHSG pada perdagangan hari ini berpeluang untuk koreksi short term. "Diperkirakan support IHSG 6.140-6.180 dan resist IHSG 6.260-6.300," ungkap Fanny dalam risetnya.
Adapun, indeks-indeks saham Wall Street ditutup naik tajam pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026. Rally dipimpin oleh saham-saham teknologi berkapitalisasi besar setelah harga minyak dunia anjlok menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1,32 persen, S&P 500 meningkat 1,48 persen, dan Nasdaq Composite melesat 2,13 persen.
Di sisi lain, Bursa Asia mayoritas turun pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026. Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,9 persen dan Topix turun 1,1 persen. Sedangkan, Hang Seng Hong Kong menguat 0,5 persen, Taiex Taiwan naik 0,6 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 0,5 persen. Sementara itu, KOSPI Korea Selatan kembali terkoreksi 5 persen, dengan saham perusahaan chip melemah tajam.
Sementara itu, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup turun 0,03 persen, disertai dengan net sell asing sebesar Rp759 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah TPIA, AMMN, BMRI, BBRI, dan ASII.





Komentar (0)