Masjid Nasional Al Akbar Surabaya menjadi tuan rumah bagi rangkaian kegiatan Road to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026. Acara yang diisi dengan seminar nasional dan tabligh akbar ini dihadiri oleh sekitar 11.000 peserta yang terdiri dari para imam, ulama, tokoh agama, hingga akademisi se-Jawa Timur.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) ini bertujuan untuk mensosialisasikan visi dan misi IGIC 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang. Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta jajaran pengurus pusat dan daerah.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam tausiahnya menyampaikan bahwa Indonesia memiliki peran strategis dalam peta dunia Islam. Menurutnya, pada konferensi besar September nanti, Indonesia akan menjadi tuan rumah pemilihan presiden baru untuk Asosiasi Grand Imam Dunia.
"Pemilihan presiden baru International Grand Imam Association nanti akan kita tentukan di Indonesia. Ini sangat penting karena kita akan menciptakan satu kebersamaan visi dan misi ulama dunia," kata Menag Nasaruddin Umar, dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Senin, 3 Agustus 2026.
Delegasi imam besar dari 50 negara, mulai dari kawasan Amerika, Eropa, Jepang, hingga Korea, dipastikan akan hadir dalam konferensi internasional tersebut.
Baca Juga :
81 Tahun Merdeka, Menag Sebut Pembangunan RI di Jalur yang TepatKetua Steering Committee (SC) IGIC 2026, Sabilul Alif, menjelaskan bahwa tema besar yang diusung adalah "Masjid Harmony, Religious Diplomacy, and Global Peace". Tema ini dipilih dengan harapan Indonesia dapat menjadi negara terdepan dalam menyuarakan harmoni dan perdamaian melalui peran strategis masjid.
"Kita harapkan Indonesia menjadi episentrum peradaban Islam dunia. Kegiatan bridging (penghubung) di daerah-daerah ini penting untuk menyatukan visi para imam di tingkat provinsi hingga nasional, agar mereka menjadi teladan moral di tengah masyarakat," jelas Sabilul Alif.
Ketua Badan Pengelola Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, M. Sudjak, mengapresiasi kerja keras seluruh pihak, termasuk Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, yang berhasil menyukseskan acara ini meski dengan waktu persiapan yang cukup singkat.
"Semua komponen bersinergi dan bekerja sama dengan sebaik-baiknya. Alhamdulillah, berkat rahmat Allah, acara berjalan lancar dan menjadi motivasi bagi para imam daerah," ungkap Sudjak.
Jawa Timur merupakan salah satu provinsi penyelenggara Road to IGIC 2026 setelah sebelumnya kegiatan serupa sukses digelar di Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Banten. Melalui rangkaian Road to IGIC ini, diharapkan gaung konferensi internasional imam besar dunia tersebut dapat dipahami dan didukung penuh oleh masyarakat Indonesia.




Komentar (0)