JAKARTA, DISWAY.ID - Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, setelah sempat melemah pada akhir pekan lalu.
Penguatan logam mulia terjadi di tengah penurunan harga minyak dunia serta meningkatnya perhatian investor terhadap perkembangan ekonomi global.
Dilansir dari data Trading Economics, harga emas kini telah meningkat sebesar 26.24 poin atau sebesar 0,65 persen ke kisaran USD 4069.21 per-ounce, dari angka sebelumnya yang berjumlah USD 4.070,05.
BACA JUGA:Sempat Gangguan, Listrik di Cirendeu Dipulihkan PLN Senin Pagi
Kenaikan ini sendiri juga turut disusul dengan kenaikan harga perak, yang ikut meningkat sebesar 0.878 poin atau sebesar 1,52 persen ke kisaran USD 58.498.
"Emas naik menjadi USD 4069.21 USD per-ounce pada 3 Agustus 2026, naik 0,65 persen dari hari sebelumnya," tulis data tersebut, pada Senin, 3 Agustus 2026.
Dalam data tersebut, disebutkan bahwa kenaikan ini turut dipengaruhi oleh adanya potensi pembicaraan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) oleh Presiden AS Donald Trump.
"Pembicaraan ini menyebabkan harga minyak turun dan meredakan kekhawatiran tentang inflasi dan prospek suku bunga," ucap Trading Economics.
Di sisi lain, para investor juga turut mengalihkan fokus mereka ke minggu yang padat data pasar tenaga kerja AS, yang dipimpin oleh laporan pekerjaan bulanan yang sangat diperhatikan pada hari Jumat.
BACA JUGA:Terungkap! Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang Tak Berlaku untuk Semua Komoditas, Ini Penjelasan Pemerintah
"Pasar saat ini memperkirakan sekitar 68 persen kemungkinan kenaikan suku bunga Fed sebesar 25 basis poin pada bulan September," tulis Trading Economics.
Sementara itu, harga emas hasil produksi PT Aneka Tambang Tbk, atau yang biasa dikenal sebagai emas Antam, kini kembali melesat naik mengawali perdagangan Senin, 3 Agustus 2026.
Dilansir dari situs logammulia.com, harga emas Antam 24 karat ini kembali menguat sebanyak Rp 7.000 ke posisi Rp 2.610.000 per-gram, dari posisi sebelumnya yang berjumlah Rp 2.603.000 per-gram.
Tidak hanya itu, harga buyback emas juga ikut menurun sebanyak Rp 11.000, ke kisaran Rp 2.379.000, dari angka sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp 2.368.000.






Komentar (0)