VIVA – Timnas Indonesia mati kutu saat menjamu Vietnam pada laga ketiga Grup C Piala AFF 2026. Bertanding di Stadion Pakansari, Kab. Bogor, Senin 3 Agustus 2026, Indonesia kalah dengan skor 0-3.
Ironisnya, 10 tahun lalu, di venue yang sama, Timnas Indonesia pernah menciptakan salah satu malam terbaiknya saat menghadapi Vietnam di Stadion Pakansari, Cibinong.
Jika pada 2016 Indonesia mampu menaklukkan Vietnam hanya dengan satu pemain naturalisasi, kini situasinya berbanding terbalik. Meski diperkuat hingga 10 pemain naturalisasi, Timnas Indonesia justru tumbang.
Perbandingan ini tentu menarik. Sebab, Pakansari pernah menjadi tempat Indonesia mengukir kemenangan penting atas Vietnam di semifinal Piala AFF 2016.
Kala itu, tim racikan Alfred Riedl hanya memiliki satu pemain naturalisasi dalam starting XI, yakni Stefano Lilipaly. Selebihnya, skuad Garuda dihuni mayoritas pemain lokal seperti Kurnia Meiga, Hansamu Yama, Rizky Pora, Boaz Solossa, hingga Andik Vermansah.
Indonesia membuka keunggulan cepat melalui sundulan Hansamu Yama pada menit ketujuh setelah memanfaatkan sepak pojok Rizky Pora.
Vietnam sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Nguyen Van Quyet pada menit ke-17. Penalti tersebut sempat menuai kontroversi karena Le Cong Vinh dinilai sudah berada dalam posisi offside sebelum terjatuh di kotak penalti. Namun wasit asal Australia, Jarred Gillett, tetap menunjuk titik putih.
Memasuki babak kedua, giliran Indonesia mendapatkan hadiah penalti setelah Stefano Lilipaly dijatuhkan Que Ngoc Hai di kotak terlarang.
Boaz Solossa yang maju sebagai eksekutor sempat melihat tendangannya ditepis kiper Tran Nguyen Manh. Namun bola tetap bergulir masuk ke gawang dan memastikan kemenangan Indonesia 2-1.
Kemenangan itu menjadi modal berharga sebelum Garuda akhirnya menyingkirkan Vietnam dan melaju ke final Piala AFF 2016.
Kini, beda cerita. Satu dekade kemudian, cerita indah itu tak lagi terulang. Di stadion yang sama, Timnas Indonesia justru dipaksa menyerah 0-3 dari Vietnam. Bedanya, skuad Garuda kini dihuni jauh lebih banyak pemain naturalisasi.
Pelatih John Herdman menurunkan delapan pemain naturalisasi sejak menit pertama, yakni Shayne Pattynama, Jordi Amat, Ivar Jenner, Marc Klok, Thom Haye, Eliano Reijnders, Ragnar Oratmangoen, dan Mitchell Baker.






Komentar (0)