HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) banyak menjadi sorotan di media sosial.
Beredar video menunjukkan Koperasi Desa (Kopdes) sebutannya, berada di atas gunung. Ada juga menunjukkan bangunan koperasi justru bersebelahan.
Hanya dipisahkan ruas jalan, nampak bangunan koperasi berhadapan.
Hal ini disoroti masyarakat. Sebab dua koperasi nampak saling bersaing di area yang sama. Merespons kondisi tersebut, Menteri Koordinator Bidang (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengaku terpenting saat ini koperasi bisa terbangun di daerah-daerah. Dirinya tak mempermasalahkan terkait lokasi setiap koperasi.
“Ada bilang kok ini di gunung, di desa sebelah-sebelahan. Koperasi lahir itu intinya untuk pemberdayaan masyarakat desa pemberdayaan dahulu. Kalau nanti usahanya berkembang silakan,” kata Zulhas, sapaannya pada Seminar KDKMP di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Selasa, 4 Agustus.
Zulhas menyebut target pemerintah saat ini setiap desa memiliki koperasi masing-masing.
Sebab seluruh program yang menyentuh desa akan disalurkan melalui koperasi ini.
“Agar desa punya akses terhadap modal, terhadap pusat produksi, desa punya akses terhadap pemerintahan. Sebaliknya pemerintah punya infrastruktur untuk melaksanakan kebijakan,” sambungnya.
Kopdes ini disebutnya milik pemerintah desa. Hanya saja pembangunannya diinisiasi pemerintah melalui Agrinas.
Anggarannya pun menggunakan alokasi dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
“Koperasi desa miliknya desa, bukan milik siapa-siapa karena uangnya desa, kopdes itu milik desa,” kata Zulhas.
Pertemuan ini dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, Gubernur Sulsel Andi Sudirman, Wakil Gubernur Andi Sudirman. Anggota DPR RI Eko Patrio dan Ashabul Kahfi, Anggota DPD RI Abdul Waris Halid. (uca)






Komentar (0)