BANGKALAN, iNews.id – Nasib malang dialami Gufron, sopir truk ekspedisi menjadi korban begal penumpang gelap saat melintas di Jalan Akses Suramadu, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Korban menderita luka sabetan senjata tajam di bagian lengan dan kepala usai berupaya mempertahankan barang berharganya.
Dalam kondisi bersimbah darah, Gufron ditolong oleh warga sekitar yang melintas di lokasi kejadian. Warga kemudian memanggil petugas medis dari puskesmas setempat untuk memberikan pertolongan pertama pada luka bacat yang dideritanya.
Berdasarkan pengakuan korban, insiden mencekam ini bermula saat ia menghentikan truknya di perempatan lampu merah Suramadu untuk memberi tumpangan kepada seorang pria yang mengaku hendak searah.
Namun, di tengah perjalanan yang sepi dan gelap, penumpang misterius tersebut justru melancarkan niat jahatnya. Pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dan menodongkan senjata tersebut ke arah Gufron.
Baca Juga:KPK: Bupati Langkat Minta Upeti Proyek hingga Terima Gratifikasi Pengadaan Seragam SekolahKorban yang terkejut sempat melakukan perlawanan hingga terjadi pergumulan di dalam kabin truk. Akibatnya, Gufron mengalami luka akibat sabetan senjata tajam. Pelaku langsung melarikan diri usai berhasil merampas dompet serta ponsel pintar milik korban.
Merespons insiden yang beredar tersebut, Polres Bangkalan langsung menerjunkan tim untuk melakukan pengecekan ke lapangan.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama menjelaskan, hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk dari pihak korban, baik ke pos polisi di sepanjang jalur Suramadu maupun ke Polsek jajaran.
"Terkait adanya dugaan aksi begal pada sopir truk di akses Suramadu, dari pengecekan sementara di tiga Polsek jajaran wilayah Suramadu, sampai saat ini belum ada laporan resmi dari korban," ujar Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, Senin (3/8/2026).
Polisi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa waspada saat melintasi Akses Suramadu, terutama pada malam hari mengingat penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik terbilang minim.
Petugas juga meminta masyarakat untuk segera melapor jika mengalami atau melihat tindak kejahatan jalanan agar dapat cepat ditindaklanjuti.
#jatim





Komentar (0)