Jakarta: Pemerintah Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat kerja sama penegakan hukum melalui pertukaran informasi untuk memberantas kejahatan transnasional. Kedua negara juga sepakat memperkuat kerja sama intelijen dan investigasi bersama.
"Ke depan kami sepakat untuk memperkuat kerjasama dalam pertukaran informasi dan intelejen. Juga kerja sama investigasi bersama," kata Prabowo dalam pernyataan pers bersama PM Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 3 Agustus 2026.
Selain pertukaran informasi dan intelijen, kedua negara sepakat memperkuat pelacakan aliran keuangan yang berkaitan dengan jaringan kejahatan transnasional. Indonesia-Thailand juga akan meningkatkan koordinasi penegakan hukum untuk membongkar jaringan kejahatan lintas negara.
Kesepakatan tersebut mencakup penanganan berbagai bentuk kejahatan lintas negara, termasuk penipuan daring yang menjadi perhatian kedua pemerintah.
Indonesia dan Thailand juga berkomitmen mempercepat mekanisme perlindungan, identifikasi, serta pemulangan korban kejahatan lintas negara secara aman.
"Kami juga mendukung pengembangan transnational referral mechanism (TRM) sebagai sebuah terobosan untuk mempercepat perlindungan, identifikasi, dan pemulangan korban kejahatan transnasional secara aman dan bermartabat," ujar Prabowo.
Baca Juga :
PM Anutin Dorong Indonesia-Thailand Perkuat Kerja Sama Pemberantasan Online Scam
Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan PM Thailand Anutin Charnvirakul (kiri) memberikan joint press statement di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)
Di samping itu, Presiden mengapresiasi bantuan pemerintah Thailand dalam memfasilitasi pemulangan hampir 1.000 warga negara Indonesia yang menjadi korban penipuan daring atau online scam.
"Saya menyampaikan apresiasi. Terima kasih saya atas nama bangsa Indonesia kepada pemerintah Thailand atas bantuannya dan kerja sama yang erat yang telah membantu fasilitasi pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban online scam," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, pemulangan hampir 1.000 WNI tersebut merupakan bentuk kerja sama yang sangat berarti dalam upaya melindungi warga negara sekaligus memperkuat penanganan kejahatan lintas negara.





Komentar (0)