Bandung: Skuad Persib Bandung menegaskan kesiapannya menghadapi seteru abadi, Persija Jakarta, pada babak semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa, 4 Agustus 2026. Kesiapan mental dan taktik ini disuarakan oleh penyerang asing Balsa Sekulic hingga pemain muda potensial, Rafi Rasyiq.
Meski harus kehilangan dua pemain andalan, yakni Berginho dan Dion Markx, Balsa Sekulic tetap optimistis timnya mampu mengamankan tiket ke partai final. Waktu istirahat tambahan sebelum laga dimanfaatkan skuad Maung Bandung untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus mematangkan persiapan.
"Hari tambahan yang kami miliki sangat penting untuk beristirahat dan mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi semifinal. Saya tentu menyesal Berginho dan Dion tidak bisa bersama kami, tetapi kami harus memberikan yang terbaik demi meraih hasil sebaik mungkin," ujar Balsa, Senin, 3 Agustus 2026.
Baca Juga :
Kapan Semifinal dan Final Piala Presiden 2026? Ini Jadwal Lengkapnya"Saya mengharapkan pertandingan yang bagus. Lawan adalah tim yang memiliki kualitas sangat tinggi, tetapi kami juga percaya dengan kualitas yang kami miliki. Karena itu, saya berharap kami bisa melangkah ke babak final. Saya sudah mendengar bahwa ini adalah salah satu derbi terbesar di Indonesia, dan saya tidak sabar untuk merasakan atmosfernya secara langsung," sahut Balsa.
Kepercayaan diri striker berusia 29 tahun itu tengah meningkat usai mengoleksi dua gol pada fase grup. Namun, ia menegaskan pencapaian pribadinya bukanlah prioritas utama.
"Sebagai seorang penyerang, mencetak gol tentu sangat penting. Namun, yang tidak kalah penting adalah bermain dengan baik dan membantu tim mencapai tujuan bersama, yaitu meraih kemenangan. Saya memiliki rekan-rekan setim yang luar biasa, dan tanpa mereka saya tidak akan bisa tampil menonjol sebagai individu," tutur mantan penyerang FK Sutjeska tersebut.
Piala Presiden, dok: Instagram
Semangat serupa juga ditunjukkan oleh talenta muda Persib, Rafi Rasyiq. Kepercayaan yang diberikan pelatih Igor Tolic usai tampil sebagai starter di dua laga beruntun menjadi suntikan motivasi baginya untuk terus membuktikan kualitas di laga sarat gengsi ini.
"Alhamdulillah, pertama Rafi tentunya sangat senang dan bahagia telah diberi kepercayaan oleh Coach Igor masuk starting eleven lagi. Sudah dua pertandingan ini main sebagai starter. Pastinya ini kepercayaan yang sangat besar buat Rafi. Semoga tidak sampai di sini saja, tetapi bisa berlanjut di pertandingan-pertandingan berikutnya," kata Rafi.
Meski mulai mendapat tempat di tim utama, Rafi menyadari masih banyak aspek yang harus dibenahi, terutama ketenangan dalam mengambil keputusan di lapangan. Ia rutin mengevaluasi penampilannya serta meminta masukan dari pelatih dan pemain senior.
"Mungkin Rafi harus lebih tenang lagi dalam mengambil keputusan. Rafi akan pelajari lagi permainan sebelumnya dan berdiskusi lagi supaya mendapat masukan dari pelatih maupun pemain-pemain senior," bebernya.
Baca Juga :
Resmi! Bali Jadi Tuan Rumah Semifinal dan Final Piala Presiden 2026"Ini pertandingan yang penting untuk terus mengukur kemampuan fisik, teknik, dan mental. Yang terpenting, Rafi bisa terus berkembang lebih baik. Kalau soal lokasi, Rafi pernah bertanding di EPA dengan sistem home and away, jadi pernah juga menjalani perjalanan panjang sebelum bertanding. Semoga ada yang bisa diambil dari pengalaman itu," tandas Rafi.





Komentar (0)