JAKARTA, DISWAY.ID-- Duka mendalam menyelimuti korps Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta. Seorang Kepala Petugas Pemadam Kebakaran Regu Kelompok C Sektor Cipayung, Jakarta Timur, Andriyono, gugur saat berjuang memadamkan kobaran api yang melahap tumpukan sampah di Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Sabtu (1/8/2026).
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu, memastikan bahwa gugurnya almarhum bukan disebabkan oleh luka bakar akibat terjilat si jago merah, melainkan karena gangguan kesehatan mendadak saat bertugas.
Insiden tersebut bermula ketika Andriyono bersama tim tengah berjibaku menjinakkan api di lokasi kejadian. Di tengah kesibukan menyambungkan selang air untuk proses penyemprotan, korban tiba-tiba mengeluhkan kondisi kesehatannya kepada rekan sesama tim.
BACA JUGA:30 Jam Kebakaran Sampah di Kramat Jati Belum Padam, 50 Personel Gulkarmat Berjibaku Padamkan Api
Melihat situasi tersebut, rekan kerja korban dengan sigap memanggil tim medis yang berada di lokasi untuk memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
"Rekan kerja kemudian segera meminta bantuan medis. Almarhum mendapat penanganan awal di lokasi sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Bunda," ungkap Bayu.
Setibanya di Rumah Sakit Harapan Bunda, tim medis langsung melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP). Namun, takdir berkata lain; Andriyono dinyatakan mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 13.30 WIB.
Berdasarkan keterangan pihak instansi, almarhum diketahui berpulang akibat komplikasi kesehatan yang dialaminya.
"Almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit jantung," imbuh Bayu.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya, Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa seluruh hak almarhum akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pihak instansi juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.






Komentar (0)