Pekanbaru, (ANTARA) - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Riau bekerja sama dengan badan usaha milik daerah (BUMD) PT Riau Pangan Bertuah menggelar pasar murah selama lima hari di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau Tetty Nurdianti mengatakan pasar murah dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.
Di samping itu, keberadaan pasar murah juga untuk membantu kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya.
"Pekan ini akan ada lima titik lokasi operasi pasar murah, yang tersebar pada dua daerah, yaitu Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru," kata Tetty di Pekanbaru, Riau, Senin.
Disebutkannya, operasi pasar murah Pemprov Riau terbagi atas 4 titik di Kota Pekanbaru dan 1 titik di Kabupaten Kampar. Hari ini digelar di Halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim dan esoknya Selasa (4/8) di Halaman Kantor Camat Rumbai Barat, keduanya di Kota Pekanbaru.
Selanjutnya pada Rabu (5/8) akan digelar di Halaman Kantor Desa Sei Liti, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Lalu pada Kamis (6/8) akan kembali digelar di Kota Pekanbaru tepatnya di Halaman Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti.
"Terakhir pada Jumat (7/8) di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, juga di Kota Pekanbaru," ungkapnya.
Baca juga: Pemerintah Provinsi Riau gelar pasar murah tekan inflasi
Baca juga: TPID dan BUMD Riau gelar pasar murah empat hari di Pekanbaru dan Rohul
Tetty menyebutkan untuk harga bahan pokok yang tersedia di operasi pasar murah, di antaranya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp60 ribu per 5 kilogram, beras anak daro dan beras sokan Rp165 ribu per 10 kg, serta beras sokan dan beras anak daro Rp83 ribu per 5 kg.
Untuk gula pasir dibanderol dengan harga Rp18 ribu per kg dan minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.500 per bungkus.
Kemudian, untuk garam krista Rp2 ribu per 200gram, garam nusantara Rp2 ribu per 250 gram, dan telur Rp49 ribu per papan.
Bagi masyarakat yang ingin berbelanja pada kegiatan operasi pasar murah, diharapkan dapat mengantre dengan tertib dan datang pada waktu yang telah ditentukan.
"Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan, kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik," ujarnya.
Baca juga: PTPN IV Riau distribusikan 50 ton minyak goreng dan gula murah
Baca juga: Mentan pacu hilirisasi-transformasi pertanian Riau agar mandiri pangan
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau Tetty Nurdianti mengatakan pasar murah dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.
Di samping itu, keberadaan pasar murah juga untuk membantu kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya.
"Pekan ini akan ada lima titik lokasi operasi pasar murah, yang tersebar pada dua daerah, yaitu Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru," kata Tetty di Pekanbaru, Riau, Senin.
Disebutkannya, operasi pasar murah Pemprov Riau terbagi atas 4 titik di Kota Pekanbaru dan 1 titik di Kabupaten Kampar. Hari ini digelar di Halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim dan esoknya Selasa (4/8) di Halaman Kantor Camat Rumbai Barat, keduanya di Kota Pekanbaru.
Selanjutnya pada Rabu (5/8) akan digelar di Halaman Kantor Desa Sei Liti, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Lalu pada Kamis (6/8) akan kembali digelar di Kota Pekanbaru tepatnya di Halaman Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti.
"Terakhir pada Jumat (7/8) di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, juga di Kota Pekanbaru," ungkapnya.
Baca juga: Pemerintah Provinsi Riau gelar pasar murah tekan inflasi
Baca juga: TPID dan BUMD Riau gelar pasar murah empat hari di Pekanbaru dan Rohul
Tetty menyebutkan untuk harga bahan pokok yang tersedia di operasi pasar murah, di antaranya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp60 ribu per 5 kilogram, beras anak daro dan beras sokan Rp165 ribu per 10 kg, serta beras sokan dan beras anak daro Rp83 ribu per 5 kg.
Untuk gula pasir dibanderol dengan harga Rp18 ribu per kg dan minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.500 per bungkus.
Kemudian, untuk garam krista Rp2 ribu per 200gram, garam nusantara Rp2 ribu per 250 gram, dan telur Rp49 ribu per papan.
Bagi masyarakat yang ingin berbelanja pada kegiatan operasi pasar murah, diharapkan dapat mengantre dengan tertib dan datang pada waktu yang telah ditentukan.
"Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan, kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik," ujarnya.
Baca juga: PTPN IV Riau distribusikan 50 ton minyak goreng dan gula murah
Baca juga: Mentan pacu hilirisasi-transformasi pertanian Riau agar mandiri pangan






Komentar (0)