Ace Hardware Hadir Lagi di Indonesia, MAPI Bidik hingga 7 Gerai Baru

katadata.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) resmi membawa kembali merek Ace Hardware ke Indonesia. Langkah tersebut menyusul keputusan Kawan Lama Group yang tidak memperpanjang lagi kerja sama lisensi dengan jaringan toko ritel asal Amerika Serikat (AS) itu di Tanah Air.

Pada akhir Juli lalu, MAPI telah membuka gerai perdana Ace Hardware di Sunter Mall, Jakarta Utara. Selanjutnya, perusahaan akan melanjutkan ekspansi dengan membuka gerai kedua di AEON BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Manajemen MAPI menyatakan, perseroan ingin menghadirkan konsep Ace Hardware di Indonesia yang sejalan dengan format gerai di negara asalnya, AS. Kendati demikian, perusahaan belum akan melakukan ekspansi secara agresif sebelum memastikan model bisnis tersebut berjalan dengan baik dan menghasilkan keuntungan.

Pada tahap awal, MAPI menargetkan pembukaan lima hingga tujuh gerai. Setelah itu, perseroan akan mengevaluasi kinerja keuangan dan profitabilitas masing-masing gerai untuk menentukan langkah ekspansi selanjutnya.

“Namun, kami menyadari bahwa ini merupakan segmen baru bagi kami dan masih memerlukan proses pembelajaran. Oleh karena itu, kami tidak akan melakukan ekspansi secara agresif,” tulis manajemen dalm laporan public expose dikutip pada Senin (3/8).

Manajemen MAPI sebelumnya mengatakan, setelah Kawan Lama Group memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan Ace Hardware, prinsipal kemudian menghubungi perseroan untuk menjadi mitra barunya di Indonesia. 

MAPI juga telah berdiskusi dengan Kawan Lama Group, yang mengonfirmasi bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi bisnis perusahaan. Setelah menerima penawaran tersebut, MAPI melakukan evaluasi dan studi kelayakan bersama Ace Hardware.

“Pada akhirnya, kami melihat ini sebagai peluang diversifikasi bagi MAP, karena kami selalu mencari segmen baru yang dapat melengkapi bisnis yang sudah ada,” ucap manajemen. 

Di Indonesia, lisensi Ace Hardware sebelumnya dipegang oleh PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES). Namun, kerja samanya berakhir pada akhir 2024. Sejak saat itu, perusahaan mengganti identitas merek gerainya menjadi AZKO.

Laba MAPI Naik 23% di Semester I 2026

Merujuk laporan kinerja keuangan semester pertama 2026, MAPI membukukan laba bersih Rp 1,21 triliun. Torehan itu melonjak 26,56% YoY dibandingkan dengan laba bersih perseroan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 960,92 miliar.

Seiring dengan itu pendapatan MAPI menjadi Rp 24,15 triliun, naik 23,34% YoY dari periode yang sama sebelumnya Rp 19,58 trliun. Penjualan ritel dan penjualan grosir masih menjadi mesin utama penghasil pundi-pundi rupiah MAPI.  

MAPI membukukan penjualan ritel mencapai Rp 21,98 triliun naikr 23,6% dari Rp 17,79 triliun YoY. Sementara itu, penjualan grosir tumbuh 34,2% menjadi Rp 1,28 triliun dari sebelumnya Rp 951,14 miliar.

Adapun MAPI berencana menggelontorkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) mencapai Rp 2 triliun. Meski begitu perusahaan terus memantau kondisi global sehingga dapat menyesuaikan besaran capex.

“Baik ditingkatkan maupun dikurangi, menyesuaikan dengan perkembangan situasi,” ucap manajemen. 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Daftar Jalan Dialihkan Saat Kunjungan PM Thailand ke Jakarta
• 16 jam lalu
0
thumb
Kongres Pemilihan Ketum PSSI Akan Digelar Juli 2027, Ini Penjelasan Erick Thohir
• 11 jam lalu
0
thumb
Prabowo Bangga dengan Timnas Indonesia: Satukan Bangsa Tanpa Memandang Perbedaan
• 11 jam lalu
0
thumb
Pemuda yang Terbawa Arus di Kali BKB Ditemukan Tewas, Terseret Sejauh 1,5 Km
• 19 jam lalu
0
thumb
Fokus Pada Produk China, Kobexindo (KOBX) Kantongi Pendapatan Rp1,02 Triliun
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.