Terkini, Jeneponto – Pemerintah Kabupaten Jeneponto secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jeneponto dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat Kabupaten Jeneponto. Kegiatan pembukaan berlangsung di Tribun Lapangan Parang Passamaturukang, Senin, 3 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jeneponto, Dr. Aspa Muji, yang mewakili Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto, para pelatih, pembina, serta 70 calon anggota Paskibraka yang telah dinyatakan lolos seleksi.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jeneponto, Kamaruddin, dalam laporannya menjelaskan bahwa proses seleksi calon Paskibraka telah dilaksanakan sesuai tahapan yang ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Menurutnya, panitia melaksanakan delapan tahapan seleksi selama tujuh hari, meliputi seleksi administrasi, Seleksi Wawasan Kebangsaan dan Tes Intelegensi Umum, seleksi kesehatan, seleksi parade, seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB), seleksi kesamaptaan, hingga seleksi kepribadian. Panitia mengundang siswa kelas 1 di seluruh SMA dan sederajat se-Kabupaten Jeneponto, sebanyak 81 sekolah.
“Alhamdulillah antusiasme sekolah dan siswa-siswi cukup besar. Jumlah pendaftar secara online sebanyak 300 orang, yang lolos sampai seleksi terakhir 131 orang dan sebanyak 70 orang yang di hadapan kita merupakan siswa-siswi terpilih dan selanjutnya akan dibentuk menjadi Paskibraka Kabupaten,” ujar Kamaruddin.
Ia mengatakan, 70 peserta terpilih tersebut merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Jeneponto yang akan menjalani pembinaan secara intensif sebelum bertugas mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Jeneponto.
Sementara itu, Penjabat Sekda Jeneponto, Dr. Aspa Muji, dalam sambutannya menyampaikan harapan Bupati Jeneponto, Paris Yasir yang berharap seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan penuh disiplin, semangat, serta rasa tanggung jawab.
“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar kehormatan, tetapi juga amanah untuk menjadi teladan bagi generasi muda dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, integritas, dan jiwa kepemimpinan.” jelas Aspa Muji.
Dr. Aspa Muji juga mengapresiasi seluruh panitia, pelatih, pembina, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan proses seleksi hingga pelaksanaan pemusatan diklat.” Atas nama Pemerintah Kabupaten Jeneponto, kami mengapresiasi semua pihak yang terlah berkontribusi dalam pelaksanaan seleksi, kita berharap para calon Paskibraka ini dapat diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam mengembang amanah untuk daerah kita, bangsa dan negara kita,” harapnya.
Pemusatan Diklat Paskibraka Kabupaten Jeneponto dijadwalkan berlangsung selama 17 hari, sebagai bekal bagi para peserta sebelum menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat Kabupaten Jeneponto.





Komentar (0)