Jakarta: Memiliki aset dalam mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) menjadi salah satu cara untuk melakukan diversifikasi investasi sekaligus menjaga nilai aset. Kini, membeli USD tidak hanya bisa dilakukan melalui bank, tetapi juga melalui berbagai platform.
Salah satu aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk membeli USD adalah Pintu. Selain bisa digunakan untuk trading crypto, Pintu juga menawarkan Dolar AS dalam bentuk crypto. Aplikasi ini memungkinkan kamu membeli stablecoin seperti USDT (Tether) dan USDC (USD Coin) yang nilainya dipatok terhadap Dolar Amerika Serikat.
Baca juga: Panduan Lengkap Investasi Bitcoin untuk Pemula di Indonesia 2026Selain itu, Pintu juga menyediakan tokenized US stocks, aset emas crypto seperti XAUT dan PAXG, serta lebih dari 400 aset crypto, termasuknya didalamnya Bitcoin. Sehingga kamu memiliki banyak pilihan untuk diversifikasi portofolio.
Perkembangan teknologi blockchain juga menghadirkan alternatif investasi melalui aplikasi investasi RWA yang memungkinkan masyarakat memperoleh eksposur terhadap aset dunia nyata dalam bentuk digital. Inovasi ini semakin memperluas pilihan investasi sehingga investor dapat menyesuaikannya dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.
Dolar AS merupakan mata uang cadangan utama dunia yang digunakan dalam perdagangan internasional, investasi, hingga transaksi lintas negara. Karena memiliki likuiditas tinggi dan diterima secara global, USD sering dimanfaatkan sebagai aset lindung nilai ketika kondisi ekonomi mengalami ketidakpastian.
Selain itu, banyak instrumen investasi internasional menggunakan USD sebagai mata uang utama, seperti saham Amerika, obligasi pemerintah AS, ETF, hingga aset crypto.
Oleh karena itu, memiliki eksposur terhadap USD dapat membantu investor melakukan diversifikasi portofolio sekaligus membuka akses ke berbagai peluang investasi global.
5 Cara Beli USD untuk InvestasiAda beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membeli USD, Berikut 5 cara yang bisa kamu lakukan, diantaranya adalah:
Salah satu cara paling praktis untuk memperoleh eksposur terhadap Dolar Amerika Serikat saat ini adalah melalui stablecoin, yaitu aset crypto yang dirancang agar nilainya mengikuti USD.
Stablecoin seperti USDT (Tether) dan USDC (USD Coin) banyak digunakan oleh investor sebagai alternatif menyimpan nilai dalam mata uang dolar sekaligus sebagai pintu masuk ke berbagai instrumen investasi digital.
Salah satu platform yang menyediakan layanan tersebut adalah Pintu. Setelah mengunduh aplikasi, pengguna hanya perlu melakukan registrasi akun, menyelesaikan proses verifikasi identitas (KYC), kemudian melakukan deposit menggunakan Rupiah.
Selanjutnya, pengguna dapat membeli USDT atau USDC sesuai nominal yang diinginkan secara langsung melalui aplikasi. Keunggulan membeli USD dalam bentuk stablecoin di Pintu tidak hanya terletak pada kemudahan transaksi, tetapi juga karena pengguna dapat memanfaatkan aset tersebut untuk berbagai kebutuhan investasi.
Selain itu, Pintu juga menyediakan fitur Pintu Pro bagi pengguna yang membutuhkan tampilan trading lebih lengkap, Auto DCA untuk investasi rutin secara otomatis, serta Pintu Academy yang menyediakan berbagai materi edukasi mengenai blockchain, aset crypto, hingga investasi global.
Bagi pemula, metode ini menjadi salah satu cara yang efisien untuk memperoleh eksposur terhadap USD karena seluruh proses dilakukan secara digital melalui satu aplikasi tanpa harus membuka rekening valas terlebih dahulu.
Bank masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin membeli Dolar Amerika Serikat secara resmi. Hampir seluruh bank besar di Indonesia menyediakan layanan pembelian valuta asing, baik dalam bentuk uang tunai maupun saldo rekening valas.
Apabila tujuan kamu adalah menyimpan dana dalam mata uang asing untuk jangka menengah atau panjang, membuka rekening valas dapat menjadi pilihan yang tepat. Setelah rekening aktif, kamu dapat membeli USD sesuai kurs yang berlaku pada hari transaksi dan menyimpannya hingga diperlukan.
Selain itu, rekening valas juga memudahkan transaksi internasional, seperti pembayaran pendidikan, perjalanan ke luar negeri, maupun investasi globa
Namun, setiap bank memiliki kurs jual dan kurs beli yang berbeda. Oleh karena itu, sebaiknya bandingkan kurs di beberapa bank sebelum melakukan transaksi agar memperoleh harga yang lebih kompetitif.
Money changer masih menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan Dolar Amerika dalam bentuk uang tunai. Saat ini, banyak penyedia jasa penukaran valuta asing yang telah berizin dan menawarkan kurs yang bersaing dengan perbankan.
Sebelum melakukan transaksi, pastikan money changer memiliki izin operasional dan reputasi yang baik. Selain itu, perhatikan selisih antara kurs jual dan kurs beli karena perbedaan tersebut akan mempengaruhi total biaya yang harus dikeluarkan.
Cara ini lebih sesuai bagi masyarakat yang membutuhkan uang tunai untuk perjalanan luar negeri atau transaksi yang mengharuskan pembayaran menggunakan mata uang dolar secara langsung.
Seiring berkembangnya layanan investasi digital, berbagai aplikasi kini memungkinkan pengguna berinvestasi pada instrumen global yang menggunakan Dolar Amerika Serikat sebagai mata uang utama. Setelah melakukan konversi dana ke USD, pengguna dapat membeli saham Amerika, ETF, reksa dana global, maupun instrumen investasi lainnya.
Metode ini cocok bagi investor yang memang memiliki tujuan membangun portofolio internasional dalam jangka panjang. Selain memperoleh eksposur terhadap nilai tukar dolar, investor juga berpotensi mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan aset yang dimiliki.
Meski demikian, setiap platform memiliki kebijakan berbeda terkait biaya transaksi, biaya konversi mata uang, maupun minimum investasi. Karena itu, pastikan Anda memahami seluruh ketentuan sebelum mulai berinvestasi.
Saat ini, beberapa perusahaan teknologi finansial juga menghadirkan layanan transaksi mata uang asing secara digital. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat membeli dan menyimpan saldo USD tanpa harus datang ke kantor cabang.
Keunggulan metode ini adalah proses yang praktis karena seluruh transaksi dilakukan secara online. Selain itu, beberapa platform juga menyediakan fitur pemantauan kurs secara real-time sehingga pengguna dapat menentukan waktu pembelian yang dianggap paling menguntungkan.
Walaupun demikian, pastikan platform yang digunakan memiliki izin operasional, sistem keamanan yang baik, serta biaya transaksi yang transparan. Dengan memilih penyedia layanan yang terpercaya, aktivitas investasi dalam mata uang asing dapat dilakukan dengan lebih aman dan nyaman.
Kesimpulanya,membeli USD untuk investasi tidak lagi terbatas melalui bank atau money changer. Kehadiran platform digital memberikan lebih banyak pilihan, mulai dari stablecoin, aplikasi investasi global, hingga layanan fintech yang memudahkan masyarakat memperoleh eksposur terhadap Dolar Amerika Serikat.
Bagi pemula yang ingin mengakses USD secara praktis sekaligus membuka peluang berinvestasi di berbagai aset digital, membeli stablecoin seperti USDT atau USDC melalui Pintu dapat menjadi salah satu alternatif.
Dengan dukungan berbagai fitur investasi dan edukasi dalam satu aplikasi, pengguna dapat mulai membangun portofolio yang lebih terdiversifikasi sesuai tujuan keuangan masing-masing.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda






Komentar (0)