HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Warga di kawasan Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara, geger. Seorang wanita berinisial L (35) ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya Minggu (2/8/2026) sore. Diduga kuat, istri anggota polisi ini nekat mengakhiri hidupnya sendiri. Ironisnya, nyawa korban melayang di ujung senjata api milik suaminya sendiri.
Sulaiman, selaku Kepala Lingkungan (Kepling) VIII Kelurahan Cinta Damai, mengaku terkejut saat pertama kali dihubungi oleh aparat Polsek Medan Helvetia sekitar pukul 17.30 WIB. Pihak kepolisian mengabarkan adanya dinamika tak biasa di lokasi kejadian.
“Peristiwa pertama informasi yang kita dapat itu kita ditelepon oleh Polsek Helvetia pada pukul 17.30 WIB. Bahwasanya ada aktivitas lah gitu yang mencurigakan ya,” ungkap Sulaiman saat memberikan keterangan, Senin (3/8).
Olah TKP Ketat dan Evakuasi JenazahTak butuh waktu lama bagi jajaran kepolisian untuk memadati lokasi kejadian. Saat Sulaiman tiba di tempat perkara sekitar satu jam pasca-menerima telepon, area rumah korban sudah dipenuhi personel kepolisian dan tim forensik yang bergerak cepat mengamankan area.
“Jadi saat itu kita ditelepon minta share location aja. Kemudian kita datang satu jam setelah itu. Tapi polisi udah ramai di situ. Kalau informasi yang kita dapat di situ, bunuh diri,” ujar Sulaiman menambahkan.
Proses identifikasi berlangsung cepat di bawah penjagaan ketat. Jasad perempuan berusia 35 tahun itu kemudian langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani pemeriksaan medis serta proses otopsi mendalam.
“Saya datang semalam itu tim forensik udah ada, polisi udah lengkap semua, mayat lagi dimasukkan ke ambulans untuk dibawa ke RS Bhayangkara Medan,” terangnya lebih rinci.
Penyelidikan Masih BergulirHingga berita ini diturunkan, misteri di balik aksi nekat yang merenggut nyawa istri personel kepolisian tersebut masih menyisakan tanda tanya besar. Upaya konfirmasi terus dilakukan kepada pihak berwenang guna mengungkap latar belakang serta kronologi pasti insiden berdarah ini. (*)






Komentar (0)