Gerak-gerik Kopilot Malaysia Airlines Kurir Ekstasi Sebelum Ditangkap di Soetta

detik.com
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mengunggah rekaman CCTV yang menunjukkan gerak-gerik pilot Malaysia Airlines bernama Mohd Saufi bin Othman (39) yang merupakan kurir 26 Kg ekstasi. Saufi, yang bertugas sebagai kopilot dalam penerbangan ke Soetta, terekam membawa dua koper saat hendak meninggalkan Terminal 3 Soetta.

Dilihat detikcom, Senin (3/8/2026), rekaman CCTV menunjukkan rangkaian perjalanan Saufi sejak tiba di Terminal 3 Soetta pada Rabu (29/7). Setelah turun dari pesawat, Saufi tampak menuju area pengambilan koper.

"Pada Rabu, 29 Juli 2026, berdasarkan rekaman CCTV, terlihat rangkaian perjalanan pelaku sejak tiba di Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta. Setelah turun dari pesawat, pelaku melintas di area kedatangan, menyelesaikan proses Customs Declaration (CD) melalui website All Indonesia, kemudian dilakukan penjaluran oleh Risk Assessment Officer (RAO)," tulis Bea Cukai.

Saufi sempat diarahkan melewati jalur khusus awak pesawat. Namun, petugas Bea Cukai tetap melakukan pemeriksaan koper karena curiga.

Rekaman CCTV menunjukkan gerak-gerik kopilot Malaysia Airlines sebelum ditangkap di Soetta (dok. Instagram Bea Cukai)

"Meski sempat diarahkan ke jalur khusus awak pesawat (fast track), petugas Bea Cukai tetap melakukan pengawasan berbasis analisis risiko terhadap pergerakan dan profil pelaku. Berdasarkan hasil analisis tersebut, petugas mengarahkan pelaku untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terhadap barang bawaannya," tulis Bea Cukai.

Dalam rekaman video tampak Saufi meletakkan koper di meja pemeriksaan Bea Cukai. Sejumlah petugas Bea Cukai meminta Saufi membuka kopernya.

Petugas kemudian meminta Saufi mengeluarkan barang yang disimpan di salah satu kantong di dalam koper. Setelah dicek, barang di dalam koper itu rupanya ekstasi seberat 26 Kg.

Petugas juga menemukan satu botol urin 'cadangan' yang dibawa Saufi. Petugas menduga urin itu disiapkan jika Saufi harus menjalani tes narkoba mendadak.




(haf/dhn)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Siap-siap! Polresta Beri Sinyal Tetapkan Tersangka Baru Kasus Pungli Perizinan di Pemkab Gowa
• 3 jam lalu
0
thumb
PLN Telusuri Penyebab Mati Listrik di Sebagian Jakarta-Tangsel
• 17 jam lalu
0
thumb
TNI AL tuntaskan latihan gabungan dengan AL Australia
• 10 jam lalu
0
thumb
Bahlil prioritaskan legalisasi 25 ribu sumur minyak rakyat di Sumsel
• 23 jam lalu
0
thumb
Pemilihan Ketum PSSI Diundur ke Juli 2027, Erick Thohir Maju Lagi?
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.