Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur Indonesia dari S&P Global mencatat angka 50,2 pada Juli 2026.
IDXChannel - Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur Indonesia dari S&P Global mencatat angka 50,2 pada Juli 2026.
Angkanya naik dari 46,9 pada Juni. Skor di atas level netral 50 mengindikasikan pertumbuhan.
Data menunjukkan peningkatan kembali volume produksi pada Juli setelah mengalami penurunan selama empat bulan beruntun. Para panelis mengatakan bahwa peningkatan tersebut mencerminkan membaiknya kondisi permintaan.
Volume pesanan baru kembali stabil pada Juli, setelah kontraksi yang cukup signifikan pada Juni. Perusahaan mengaitkan hal ini dengan optimisme klien yang lebih kuat dan peluncuran proyek baru.
Di sisi lain, pesanan ekspor baru menurun tajam untuk bulan kelima berturut-turut.
"Data survei bulan Juli menunjukkan peningkatan kembali volume produksi di sektor manufaktur Indonesia,
sebagian terkait dengan stabilisasi penerimaan pesanan baru," kata Ekonom S&P Global dalam pernyataannya pada Senin (3/8/2026).
Seiring stabilnya permintaan, tekanan pada kapasitas meningkat dan menyebabkan penumpukan pekerjaan yang tertunda. Bahkan, penumpukan tersebut merupakan yang paling signifikan sejak November 2025.
Pada saat yang sama, perusahaan meningkatkan jumlah staf untuk pertama kalinya dalam lima bulan, meskipun peningkatannya tipis.
"Tingkat inflasi biaya input tetap jauh di atas rata-rata historis, tetapi mereda ke level terendah dalam empat bulan, menunjukkan bahwa tekanan inflasi mungkin telah mencapai puncaknya," kata Bhatti. (Wahyu Dwi Anggoro)






Komentar (0)