Karhutla dan Kekeringan Dominasi Bencana di Indonesia Selama Musim Kemarau

okezone.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kekeringan masih mendominasi kejadian bencana di berbagai wilayah selama musim kemarau, demikian disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari. Informasi ini disampaikan berdasarkan data penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia pada periode Sabtu (1/8/2026), pukul 07.00 WIB, hingga Minggu (2/8/2026), pukul 07.00 WIB.

"Kejadian karhutla pertama terjadi di wilayah Desa Taddakong, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 19.00 WITA. Peristiwa diduga dipicu oleh kondisi daun dan ranting kering di kawasan perbukitan berbatu yang mudah terbakar akibat suhu panas, sehingga memunculkan titik api secara tiba-tiba," ujarnya kepada wartawan, Minggu (2/8/2026).

Menurutnya, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sementara itu, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar lima hektare. Lalu, di Provinsi Jawa Tengah, BNPB juga menerima laporan kejadian karhutla yang terjadi di Kabupaten Wonogiri, tepatnya di Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak terkait.

Baca Juga :
BNPB Catat 34 Bencana dalam 24 Jam, Karhutla Masih Mendominasi

"Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sementara itu, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar empat hektare," tuturnya.

Dia menerangkan, berkurangnya curah hujan menyebabkan sejumlah sumber air bersih di wilayah Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah mulai mengering sehingga masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. BPBD Kabupaten Banyumas bersama pemerintah desa, unsur kemanusiaan, dan masyarakat terus melakukan upaya pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Adapun kebutuhan mendesak saat ini meliputi pasokan air bersih dan penampungan air.

"Berdasarkan laporan terkini hingga Sabtu (1/8/2026) pukul 23.00 WIB, BPBD Kabupaten Banyumas telah mendistribusikan sebanyak 27.000 liter air bersih atau setara lima tangki ke sejumlah wilayah terdampak," jelasnya.

Baca Juga :
BNPB Perkuat Penanganan Karhutla Antisipasi Puncak El Nino

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sarwendah Tuding Ruben Onsu Selingkuh Sejak 2017,  Bertahan Demi Keluarga Meski Terluka
• 19 jam lalu
0
thumb
Sederet Fakta tentang Graduation Blues
• 21 jam lalu
0
thumb
Viral Video Wanita Tertabrak Kereta di Kembangan Jakbar, Diduga Gegara Pakai Headset
• 15 jam lalu
0
thumb
Mendagri Ingin Permudah Masyarakat, Siapkan Layanan Pembuatan Akta Kelahiran di RS
• 2 jam lalu
0
thumb
PLN Minta Maaf soal Mati Listrik di Sebagian Jakarta-Tangsel: Sudah Dipulihkan
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.