Koops TNI Habema Kirim 2 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Papua Tengah

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Koops TNI Habema Kirim 2 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Kekeringan di Papua TengahNasional | sindonews | Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:21Dengarkan Berita

Komando Operasi (Koops) TNI Habema menyalurkan dua ton bantuan kemanusiaan kepada masyarakat di Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu 1 Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang terdampak kekeringan dan krisis pangan akibat cuaca ekstrem berkepanjangan.

Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan mengatakan bantuan yang disalurkan berupa beras, paket sembako, mi instan, gula, susu bergizi untuk bayi dan anak-anak, serta obat-obatan. Seluruh logistik diangkut menggunakan transportasi udara sebelum didistribusikan personel TNI menuju wilayah tujuan.

"Kami memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran TNI bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat Papua," ujar Stefie Jantje Nuhujanan, Minggu (2/8/2026).

Baca juga: 3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku

Baca Juga:KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Stefie menjelaskan, personel Koops TNI Habema harus menghadapi medan pegunungan yang terjal, cuaca yang tidak menentu, kabut tebal, hingga jalur yang licin akibat hujan selama menjalankan misi tersebut. Keterbatasan lokasi pendaratan pesawat juga mengharuskan personel memikul bantuan melintasi lereng, lembah, dan sungai untuk menjangkau sejumlah kampung."Keberhasilan pendistribusian bantuan ini merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh personel di lapangan serta dukungan dari pemda setempat," imbuhnya.

Lihat video: Satgas Habema Lumpuhkan 18 Anggota OPMSementara itu, Kepala Distrik Lambewi, Lanius Wenda, mengatakan masyarakat di Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi telah mengalami kekeringan dan kelangkaan pangan sejak Juni 2026. Kondisi tersebut menyebabkan hasil panen menurun dan persediaan bahan makanan semakin menipis.

"Sejak Juni hingga sekarang kami menghadapi kekeringan dan kesulitan pangan. Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi bayi, anak-anak, dan keluarga yang terdampak. Kami berharap kepedulian seperti ini terus berlanjut," ungkap Lanius Wenda.

Baca Juga:Momen Prabowo Beri Jempol Lepas Kepulangan Presiden Belarus Lukashenko di Halim

Koops TNI Habema menyatakan penyaluran bantuan kemanusiaan akan terus dilakukan bersama pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak krisis pangan di wilayah pegunungan Papua.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Foto: BMKG Ingatkan Potensi DBD di Jakarta Selama Agustus
• 10 jam lalu
0
thumb
BNN Bongkar Penyelundupan Vape Berisi Etomidate Berkedok Snack via Batam
• 9 jam lalu
0
thumb
Pohon Tumbang Timpa 4 Kendaraan di Malang, 8 Orang Dievakuasi ke Rumah Sakit
• 14 jam lalu
0
thumb
AMDATARA Beri Penghargaan kepada Tiga Inisiatif Lingkungan Lewat Anugerah Hijau 2026
• 15 jam lalu
0
thumb
IKI Naik ke 53,10, Manufaktur RI Bangkit Ditopang MBG dan Program 3 Juta Rumah
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.