Kabar Gembira dari Aceh, Bayi Orangutan Sumatera Lahir Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Kabar gembira datang dari dunia konservasi. Seekor bayi Orangutan Sumatera (Pongo abelii) lahir di Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho di Cagar Alam (CA) Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Anak Orangutan tersebut berasal dari induk bernama Wenda, orangutan hasil rehabilitasi yang telah hidup bebas di habitat alaminya sejak tahun 2014.

Terkonfirmasi pada tanggal 29 Juli 2026 sekitar pukul 16.30 wib, tim Post Release Monitoring (PRM) mendeteksi keberadaan 1 (satu) individu orangutan betina dewasa tampak menggendong bayinya. Setelah diamati lebih dekat orangutan tersebut adalah Wenda sedang menggendong bayi, yang diperkirakan bayinya berusia kurang dari seminggu, berjenis kelamin betina. Tanda-tanda kehamilannya mulai teridentifikasi sejak Januari 2026 melalui perubahan fisik yang diamati selama kegiatan monitoring.

Kelahiran ini menjadi bukti keberhasilan program rehabilitasi dan pelepasliaran satwa liar yang dijalankan secara berkelanjutan oleh Kementerian Kehutanan bersama para mitra konservasi.

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni menegaskan, kehadiran bayi ini adalah simbol harapan baru bagi keberlanjutan ekosistem hutan yang tak ternilai harganya. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat upaya konservasi, menindak tegas perdagangan satwa liar ilegal, dan memastikan bahwa setiap orangutan yang dilepasliarkan memiliki kesempatan hidup, beradaptasi, dan berkembang biak di habitat alaminya.

Sementara itu, Kepala Balai KSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata menyampaikan, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah, mitra konservasi, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian Cagar Alam Jantho sebagai habitat orangutan sumatera.

“Komitmen untuk menjaga kelestarian Cagar Alam Jantho sebagai habitat orangutan sumatera dengan memperkuat pengawasan, meningkatkan kolaborasi dengan mitra konservasi, serta melibatkan masyarakat dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman perusakan dan perdagangan satwa liar. Keberhasilan ini adalah kerja bersama, dan kami percaya bahwa dengan sinergi semua pihak masa depan orangutan sumatera dan habitatnya akan tetap terjaga” ucap Ujang di Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Kelahiran bayi orangutan di Cagar Alam Jantho bukan hanya kabar gembira, tetapi juga pengingat bagi kita semua bahwa menjaga hutan berarti menjaga kehidupan. orangutan hanya bisa bertahan jika habitatnya tetap lestari.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Daftar Harga Pangan Awal Agustus: Cabai Masih Mahal
• 9 jam lalu
0
thumb
Koops TNI Habema Salurkan Dua Ton Logistik untuk Warga Terdampak Kekeringan di Puncak Papua Tengah
• 4 jam lalu
0
thumb
Kepala Otorita IKN: Progres Pembangunan Gedung MK dan KY Capai 12,41 Persen
• 6 jam lalu
0
thumb
KMP Mutiara 2 Terbakar di Perairan Utara Madura, Ratusan Penumpang Lompat ke Laut
• 6 jam lalu
0
thumb
Vietnam Tiba di Jakarta Siang Ini dan Lanjut Perjalanan ke Bogor, Sebut Cuma Punya Latihan Sekali Melawan Timnas Indonesia
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.