Mata Sering Kabur? Bisa Jadi Astigmatisme, Kenali Tanda-tandanya-Tips Kesehatan

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Penglihatan kabur tidak selalu disebabkan oleh rabun jauh atau rabun dekat. Salah satu gangguan mata yang juga cukup sering terjadi adalah astigmatisme atau mata silinder. Kondisi ini dapat membuat objek terlihat buram, berbayang, hingga tampak miring, baik saat melihat dari jarak dekat maupun jauh. 

Astigmatisme merupakan gangguan penglihatan yang terjadi akibat bentuk kornea atau lensa mata yang tidak melengkung secara sempurna. Normalnya, kornea berfungsi membiaskan cahaya ke retina. Namun, pada penderita astigmatisme, cahaya tidak dapat difokuskan secara tepat sehingga penglihatan menjadi kabur atau tidak fokus. Meski kondisi ini umumnya terjadi sejak lahir, terdapat sejumlah faktor risiko lain yang dapat meningkatkan peluang seseorang mengalami astigmatisme.
 

Baca Juga :

Apa Itu Gizi Buruk? Kenali Faktor Risiko dan Gejala yang Harus Diwaspadai-Tips Kesehatan
  Faktor Risiko Astigmatisme Menurut AloDokter, penyebab pasti astigmatisme hingga kini belum diketahui. Namun, kondisi ini diduga berkaitan dengan faktor keturunan. Selain itu, terdapat beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya astigmatisme, antara lain:
  • Mengalami rabun jauh atau rabun dekat dengan derajat yang cukup tinggi.
  • Memiliki riwayat operasi atau cedera pada mata.
  • Memiliki riwayat gangguan mata lain, seperti penonjolan kornea abnormal (keratoconus) atau riwayat astigmatisme dalam keluarga.
  • Memiliki bekas luka pada kornea akibat cedera maupun infeksi.
Gejala Astigmatisme Gejala astigmatisme dapat berbeda pada setiap orang. Bahkan, sebagian penderita tidak merasakan keluhan apa pun. Mengutip laman resmi AloDokter, berikut beberapa gejala yang perlu diwaspadai:
  • Mata mudah lelah dan terasa tidak nyaman.
  • Sakit kepala.
  • Penglihatan kabur atau tidak fokus, baik saat melihat objek dekat maupun jauh.
  • Sering menyipitkan mata saat melihat sesuatu.
  • Benda terlihat berubah bentuk, misalnya garis lurus tampak miring.
  • Kesulitan melihat pada malam hari.
Nah, itulah penyebab, faktor risiko, dan gejala astigmatisme yang perlu dikenali. Jika Anda mulai merasakan gangguan penglihatan seperti pandangan kabur, mata mudah lelah, atau kesulitan melihat pada malam hari, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter mata agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Odetta Aisha Amrullah)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
G-Dragon Emban Misi Baru di UNESCO, Gaungkan Pelestarian Warisan Budaya Dunia
• 6 jam lalu
0
thumb
Laporan Keuangan Danantara Belum Kunjung Terbit, Ini Tantangan Penyusunannya
• 22 jam lalu
0
thumb
Pelatih Port FC Kecewa Gagal ke Semifinal Piala Presiden 2026 Usai Kalah dari Persebaya
• 6 jam lalu
0
thumb
Indonesia Tertinggal dari Vietnam soal EBT, Pemerintah Ungkap Penyebabnya
• 12 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Hapus Kelas 1, 2, 3 BPJS Kesehatan, Ini Iuran per 2 Agustus
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.