REPUBLIKA.CO.ID, ZURICH -- Dukungan terhadap keputusan Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk menyetop rencana FIFA Forward Enterprise (FFE) terus mengalir. Setelah FIFA memutuskan tidak melanjutkan proyek tersebut, Federasi Sepak Bola Lebanon (LFA) dan Federasi Sepak Bola Sri Lanka (FFSL) menyatakan apresiasi serta menegaskan dukungan mereka kepada kepemimpinan Infantino.
Presiden Federasi Sepak Bola Lebanon, Hashem Haidar, menyambut baik keputusan Infantino yang memilih tidak meneruskan usulan FIFA Forward Enterprise. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen Presiden FIFA dalam menjaga persatuan keluarga besar sepak bola dunia.
Haidar menilai gagasan FIFA Forward Enterprise masih dapat dikaji kembali oleh otoritas terkait di lingkungan FIFA bersama komunitas sepak bola internasional. Menurut dia, pembahasan lebih lanjut perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan terbaik bagi perkembangan sepak bola sekaligus menjaga persatuan di antara seluruh anggota FIFA.
Ia juga kembali menegaskan dukungan Federasi Sepak Bola Lebanon kepada Gianni Infantino. Haidar menyatakan pihaknya berdiri di belakang setiap keputusan yang diambil Presiden FIFA sepanjang ditujukan untuk kepentingan terbaik sepak bola dunia. LFA juga menyampaikan apresiasi atas berbagai upaya dan inisiatif Infantino dalam mengembangkan olahraga tersebut.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Senada dengan Lebanon, Presiden Federasi Sepak Bola Sri Lanka (FFSL), Jaswar Umar, juga menyampaikan penghargaan kepada Infantino atas keputusan menarik kembali usulan FIFA Forward Enterprise Initiative. Menurutnya, keputusan itu mencerminkan komitmen Presiden FIFA dalam membangun persatuan, harmoni, dan keterlibatan yang konstruktif di antara seluruh asosiasi anggota FIFA.
Dalam pernyataannya, Jaswar Umar menilai salah satu ciri utama kepemimpinan Infantino adalah kesediaannya mendengarkan pandangan dan kekhawatiran dari asosiasi-asosiasi anggota. Ia mengatakan keputusan tersebut menjadi bukti gaya kepemimpinan yang inklusif, yang dibangun melalui dialog, saling menghormati, dan komitmen tulus untuk melayani komunitas sepak bola dunia.
FFSL juga menyatakan keyakinannya bahwa FIFA akan terus memperkuat mekanisme konsultasi dan pelibatan asosiasi anggota dalam setiap proses pengambilan keputusan. Menurut federasi tersebut, berbagai inisiatif di masa mendatang sebaiknya dirumuskan melalui pembahasan bersama demi kepentingan terbaik sepak bola dunia.
Bersama banyak asosiasi anggota FIFA di kawasan Asia, FFSL turut menegaskan dukungannya kepada Gianni Infantino beserta visinya untuk menjadikan sepak bola sebagai sarana mempersatukan masyarakat, memperkuat kemitraan, dan membangun solidaritas dalam keluarga besar sepak bola dunia.
Komentar (0)