Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperkuat upaya peningkatan ekspor produk pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia ke Jepang melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak guna memperluas akses pasar produk unggulan nasional.
Wakil Ketua Umum Bidang Pertanian Kadin Indonesia Devi Erna Rachmawati mengatakan Jepang merupakan salah satu pasar strategis dengan permintaan tinggi terhadap produk pertanian berkualitas dan ramah lingkungan. Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang melibatkan Tokyo SMEs, Kadin Indonesia Komite Bilateral, serta mitra bisnis di Jepang.
Menurut dia, kolaborasi ini diarahkan untuk menjembatani pelaku usaha Indonesia agar mampu menembus pasar Jepang melalui peningkatan kualitas produk, standardisasi, sertifikasi, business matching, hingga penguatan jaringan distribusi.
"Kolaborasi ini merupakan langkah nyata Kadin Indonesia dalam memperkuat ekspor nasional. Kami ingin memastikan produk-produk UMKM dan pertanian Indonesia mampu bersaing di pasar Jepang melalui peningkatan kualitas, inovasi, serta kemitraan bisnis yang berkelanjutan," kata Devi dikutip dari Antara, Minggu, 2 Agustus 2026.
Baca Juga :
Kadin Luncurkan Platform We Buy From Indonesia demi Dongkrak Ekspor(Ilustrasi produksi tempe. Foto: Dok Metrotvnews.com) Prioritaskan ekspor produk unggulan RI Pada tahap awal, anggota Kadin Indonesia Bidang Pertanian akan memprioritaskan ekspor sejumlah komoditas unggulan, di antaranya tempe, produk cocopeat sebagai media tanam ramah lingkungan untuk sektor hortikultura dan greenhouse, serta pupuk organik yang mendukung pertanian berkelanjutan.
Selain memperluas perdagangan, kerja sama tersebut juga membuka peluang investasi, transfer teknologi, pengembangan industri hilir, serta peningkatan kapasitas UMKM Indonesia agar mampu memenuhi standar pasar global.
Melalui sinergi antara Tokyo SMEs, pihaknya berharap semakin banyak pelaku usaha nasional yang mampu memasuki pasar Jepang.
Selain itu, kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen Kadin Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan perdagangan internasional, pengembangan UMKM, serta modernisasi sektor pertanian agar semakin berdaya saing di pasar global.





Komentar (0)