Banyak WNA Jadi Mualaf di Karawang, MUI Koordinasi dengan Imigrasi

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi setempat menyusul tingginya warga negara asing (WNA) yang berikrar masuk Islam di kantor MUI Karawang.

"Kami sudah berkunjung ke Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang dan bersepakat untuk saling meningkatkan sinergitas, mendeteksi kemungkinan terjadinya pelanggaran keimigrasian," kata Ketua Umum MUI Karawang, KH Tajuddin Nur, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga
  • Iran Targetkan Bom Fasilitas Energi di Saudi, Kuwait Hingga UEA Jika AS Kembali Menyerang
  • MUI Ganti LGBT Jadi Lesbi, Gay, Sodomi dan Pencabulan (LGSP), Apa Kata Kemenag?
  • Trump Mulai Ketakutan, Target Balasan Iran tak Sebatas Kawasan Teluk

Selama ini, cukup banyak warga negara asing yang berikrar masuk Islam di kantor MUI Karawang. Bahkan, hampir setiap bulan selalu ada mualaf yang datang ke kantor MUI Karawang untuk dibimbing mengucapkan ikrar dua kalimat syahadat.

Sekitar 30 persen mualaf yang berikrar masuk Islam itu adalah warga negara asing. Mereka ada yang berasal dari China, Jepang, Korea Selatan, dan Thailand. Ada pula yang berasal dari Eropa, seperti Jerman dan Finlandia.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Mayoritas alasan warga negara asing berikrar masuk Islam ini karena ingin menikahi wanita Indonesia. Atas hal itulah, MUI Karawang berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, berdiskusi sekaligus berkonsultasi seputar keimigrasian.

Sekretaris I MUI Karawang, Ustadz Yayan Sopyan, menyampaikan sebagai pendakwah sebenarnya senang saat dikunjungi WNA yang ingin berikrar masuk Islam.

Namun, sebagai bentuk kehati-hatian atau kewaspadaan, pihaknya perlu mendapatkan pencerahan dari Kantor Imigrasi mengenai modus-modus atau potensi terjadinya pelanggaran keimigrasian.

View this post on Instagram

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kapolri Jaga Semangat Keteladanan Jenderal Hoegeng di Tubuh Polri
• 7 jam lalu
0
thumb
Gempur GIIAS 2026, Polytron Boyong FOX 350 hingga Subsidi Rp 6,5 Juta
• 22 jam lalu
0
thumb
Waka Komisi III DPR Bahtra Banong Serap Aspirasi Warga Kabupaten Kolaka
• 22 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Minta Warga Lapor Jika KUR di Bawah Rp 100 Juta Diminta Jaminan
• 5 jam lalu
0
thumb
IRGC Klaim Hancurkan Tiga Jet Tempur F-35 AS di Yordania dalam Serangan Rudal Balistik
• 51 menit lalu
0
Berhasil disimpan.