Liputan6.com, Jakarta - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono menerima kunjungan Hakim Konstitusi Arsul Sani bersama Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi (MK) Heru Setiawan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kalimantan Timur, Sabtu (1/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Basuki memaparkan perkembangan pembangunan infrastruktur di kawasan pemerintahan IKN, termasuk proyek kawasan yudikatif yang akan menjadi lokasi Gedung Mahkamah Konstitusi dan Komisi Yudisial.
Advertisement
“Terima kasih atas kunjungan ini. Kami melaporkan progres terkait dengan pembangunan infrastruktur dan kemasyarakatan. Kami juga menyampaikan terima kasih, termasuk dengan adanya putusan MK itu, karena itu kami senantiasa dikuatkan untuk melanjutkan pembangunan IKN,” kata Basuki dalam siaran pers, dikutip Minggu (2/8/2026).
Berdasarkan data progres konstruksi, rata-rata pembangunan gedung di kawasan yudikatif IKN telah mencapai 11,8 persen. Sementara itu, pembangunan jalan di kawasan tersebut mencapai 27,6 persen dengan total panjang 7,8 kilometer.
Secara khusus, progres fisik pembangunan Gedung Mahkamah Konstitusi dan Komisi Yudisial per 29 Juli 2026 tercatat rata-rata mencapai 12,41 persen.
Gedung Mahkamah Konstitusi direncanakan memiliki luas bangunan sekitar 44.691 meter persegi. Sejumlah fasilitas akan tersedia di dalamnya, antara lain ruang sidang pleno berkapasitas 400 orang, ruang rapat permusyawaratan hakim, ruang kerja kelembagaan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.




Komentar (0)