BNPP Percepat Pembangunan 22 Kawasan Perbatasan

rctiplus.com
14 jam lalu
Cover Berita
BNPP Percepat Pembangunan 22 Kawasan PerbatasanNasional | okezone | Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:54Dengarkan Berita

JAKARTA  – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI mendorong pemanfaatan hasil pengukuran Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan (IPKP) sebagai dasar penyusunan kebijakan dan percepatan pembangunan kawasan perbatasan. 

"Alhamdulillah hasil pengukuran yang telah dilaksanakan pada 11 PPKP wilayah laut dan 11 PPKP wilayah darat menghasilkan capaian yang cukup baik. Kami mendorong agar nilai IPKP PPKP Tahun 2026 segera ditindaklanjuti oleh kementerian/lembaga mitra," ujar Asisten Deputi PKPL, Yedi Rahmat, dikutip Minggu (2/8/2026).

Menurut Yedi, hasil pengukuran IPKP harus menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di kawasan perbatasan.

Oleh sebab itu, pihaknya mendorong seluruh kementerian dan lembaga untuk memanfaatkan rekomendasi IPKP sebagai acuan dalam menyusun program prioritas di kawasan perbatasan yang terintegrasi dan selaras dengan agenda pembangunan nasional.

Baca Juga:Polda Jabar Rekonstruksi Kasus Penyekapan YTR Tersangka Taufik Hidayat Hari Ini

"Seperti Program Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang sudah berjalan, kami berharap kementerian lain juga menghadirkan program serupa sehingga pembangunan kawasan perbatasan dapat terealisasi lebih cepat," katanya.

BNPP juga mengusulkan agar capaian IPKP Tahun 2026 juga menjadi perhatian pemerintah pusat. Bahkan, hasil pengukuran tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari substansi pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada 16 Agustus mendatang sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan kawasan perbatasan.

Lebih lanjut, Yedi menjelaskan bahwa hasil kunjungan lapangan di sejumlah kawasan perbatasan laut menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat yang terus berkembang.

Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan yang lebih terarah, terutama melalui penguatan infrastruktur, peningkatan layanan dasar, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

 

"Di wilayah perbatasan laut, pertumbuhan ekonomi menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Sekarang yang perlu kita dorong adalah percepatan pembangunan kawasan perbatasan melalui dukungan program lintas sektor sehingga dampaknya semakin dirasakan masyarakat," pungkas Yedi.

Baca Juga:Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim

BNPP RI juga memaparkan sejumlah temuan lapangan yang memerlukan tindak lanjut. Salah satunya berada di Kabupaten Pulau Morotai, di mana abrasi telah menggerus tanggul pelindung yang berbatasan langsung dengan permukiman warga.

Yedi mengatakan, temuan tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dan Sekretariat Wakil Presiden, mengingat persoalan abrasi di wilayah tersebut sebelumnya juga telah menjadi perhatian pemerintah.

"Kami telah mengunjungi Kabupaten Pulau Morotai dan menemukan tanggul yang melindungi permukiman masyarakat mengalami kerusakan akibat abrasi. Hal ini akan kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Morotai dan Sekretariat Wakil Presiden," pungkasnya.

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mesir Intensifkan Diplomasi, Dorong Implementasi Fase Kedua Gencatan Senjata Gaza
• 7 jam lalu
0
thumb
Tak Ikuti Surat Edaran, 2 El Classico Indonesia Tetap Tersaji di Piala Presiden 2026
• 5 jam lalu
0
thumb
Mungkinkah MBG Dikeluarkan dari Anggaran Pendidikan Lebih Cepat?
• 6 jam lalu
0
thumb
Warga Bekasi Jadi Korban Pencurian Motor Malah Digeruduk RT dan Warga, Netizen: RT Komplotannya?
• 2 jam lalu
0
thumb
Mengeluh Nyeri di Dada, Petugas Damkar Meninggal saat Bertugas Tangani Kebakaran TPS
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.