Wall Street dalam Tren Menguat, Ini yang Harus Dilakukan Investor

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

New York: Laporan UBS menyebut investor sebaiknya menghindari menunggu kondisi pasar saham yang sempurna dan mempertimbangkan untuk memindahkan kelebihan kas ke portofolio yang terdiversifikasi, meskipun indeks ekuitas utama diperdagangkan mendekati rekor tertinggi.

Dikutip dari Investing, Minggu, 2 Agustus 2026, UBS mengatakan ketegangan geopolitik, inflasi, suku bunga yang tidak pasti, valuasi yang tinggi, dan pertanyaan tentang daya tahan pengeluaran kecerdasan buatan memberikan alasan yang sah untuk berhati-hati. Namun, menunda investasi hingga risiko hilang dapat menyebabkan modal jangka panjang kurang terinvestasi.

Analisis selama 30 tahun terakhir menemukan bahwa saham AS biasanya menghasilkan pengembalian yang sebanding atau lebih tinggi pada tahun setelah mencapai rekor tertinggi. UBS juga mengatakan efek peristiwa geopolitik pada pasar seringkali bersifat sementara, dengan perhatian kembali pada fundamental ekonomi dan perusahaan.

Bank tersebut memperkirakan pendapatan perusahaan global akan tumbuh sekitar 21 persen pada tahun 2026, didukung oleh aktivitas ekonomi yang tangguh dan pertumbuhan laba yang menyebar di luar kelompok kecil perusahaan teknologi.

UBS menyatakan bahwa uang tunai tetap tepat untuk pengeluaran jangka pendek, pajak, dan komitmen yang direncanakan. Penurunan suku bunga deposito dan inflasi dapat mengikis daya beli jangka panjangnya, sehingga saldo berlebih yang besar menjadi kurang efektif untuk memenuhi tujuan jangka panjang.

Baca Juga :

Wall Street Lanjut Menguat, Nasdaq Masih Jadi yang Paling Cuan


(Ilustrasi. Foto: Freepik) Diversifikasi portofolio investasi Investor dapat mengunci imbal hasil obligasi saat ini untuk modal yang dibutuhkan dalam jangka waktu yang lebih pendek dan menggunakan sisa uang tunai baik segera atau bertahap. Investasi bertahap dapat mengurangi risiko perilaku yang terkait dengan memasuki pasar di dekat rekor tertinggi, meskipun UBS mengatakan hal itu tidak menjamin pengembalian yang lebih baik.

Diversifikasi sangat relevan karena banyak investor memiliki portofolio yang terkonsentrasi. Hampir 40 persen investor ekuitas yang mengelola sendiri portofolio mereka di platform UBS memiliki lebih dari setengah alokasi ekuitas mereka dalam sepuluh saham atau kurang.

UBS merekomendasikan penyebaran eksposur di berbagai instrumen, termasuk ekuitas, obligasi berkualitas, infrastruktur, dan aset alternatif terpilih. Mereka juga mengidentifikasi AI, energi dan sumber daya, Tiongkok, Jepang, dan pasar negara berkembang sebagai tema jangka panjang.

Kredit peringkat investasi, obligasi dengan imbal hasil tinggi, dan obligasi pasar negara berkembang dapat memberikan pendapatan, sementara obligasi dengan jatuh tempo lebih pendek menawarkan perlindungan jika volatilitas ekuitas meningkat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
5 Hal Diketahui dari Kebakaran Parkiran Hotel Pullman
• 22 jam lalu
0
thumb
Belum Juga Ketemu Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Sudah Akui Kekuatan Skuad John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
• 9 jam lalu
0
thumb
Vietnam Terlalu Percaya Diri, Pelatih Lokal Ingatkan Ancaman Indonesia
• 17 jam lalu
0
thumb
Perkuat Sinergi, Prabowo Ajak Kadin Jabar Kejar Target Ekonomi 8 Persen
• 19 jam lalu
0
thumb
Pertamina Patra Niaga Kalimantan Sampaikan Duka atas Insiden Tanah Bumbu
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.