Menag Nasaruddin: 100 Ribu Orang Zikir dan Doa Bersama untuk Negeri

viva.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pemerintah menggelar Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dihadiri lebih dari 100.000 peserta di Jakarta pada Sabtu, 1 Agustus 2026 malam.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam sambutannya menyampaikan bahwa makna Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai ikhtiar spiritual bangsa dalam mengisi kemerdekaan serta pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, dan harmoni di tengah keberagaman Indonesia.

Baca Juga :
Saat Kehilangan Barang Berharga, Maksimalkan Usaha dengan Amalkan Doa Berikut Agar Segera Menemukannya
Jakarta Hari Ini Dipadati 47 Agenda Besar, Zikir Akbar hingga Indonesia vs Aston Villa

"Dengan zikir kita menumbuhkan hati, dengan doa kita mengetuk langit, dan dengan kerja serta pengabdian kita membangun bumi. Sekitar 100 ribu peserta zikir dan doa malam ini datang dari berbagai wilayah, dari berbagai agama, bersama-sama berdoa untuk negeri," ujar Nasaruddin.

Menag Nasaruddin menyebut bangsa yang besar juga dibangun oleh kekuatan doa, keluhuran akhlak, dan kokohnya kerukunan antarsesama.

Acara itu sendiri dimulai dengan dinyanyikannya lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, pembacaan ayat suci Al-Qur’an surat Ar-Rahman ayat 1 s.d. 14 oleh juara 1 MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) International Al-Ameed ke-3 Karbala di Irak Tahun 2026, Muhammad Zian Fahrezi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa kebangsaan lintas agama yang dipimpin oleh enam tokoh lintas agama. Doa dipanjatkan secara bergantian sesuai dengan keyakinan masing-masing sebagai wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus harapan agar Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, serta kekuatan dalam mewujudkan cita-cita nasional.

Pembacaan doa diawali dari agama Kristen Protestan yang dipimpin oleh Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty. Sementara untuk agama Katolik dipimpin oleh Romo Fransiskus Yance Sengga, S.Fill.Lic.Th. Selanjutnya, doa bagi umat Hindu dipimpin oleh Pinandita Gede Pastika, dilanjutkan dengan doa bagi umat Budha oleh Bhikku Bhadranatha, Thera. Selanjutnya, pembacaan doa bagi umat Konghucu yang dipimpin oleh Xs. Budi S. Tanuwibowo. Doa lintas agama ditutup oleh H. Husni Ismail untuk umat beragama Islam.

Lantunan Selawat Kebangsaan kemudian dilakukan, dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama ribuan jemaah yang memadati kawasan Monas.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Dr. KH. Rijal Ahmad Rangkuti dilanjutkan dengan pembacaan Doa Khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Ust. H. Muzakkir Abd Rahman, MA.

Baca Juga :
100 Ribu Orang Bakal Padati Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir di Zikir dan Doa Kebangsaan
Agar Tak Terjebak Macet, Polisi Siapkan 21 Kantong Parkir dan Rekayasa Lalin di Monas Saat Zikir dan Doa Kebangsaan
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polda Metro Kerahkan 1.263 Personel Gabungan

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
TNI AU gelar pameran enam pesawat F-16 di Batam
• 1 jam lalu
0
thumb
Dulu Jadi Korban Perdagangan, Kini Orangutan Wenda Lahirkan Anak di Hutan Aceh
• 2 jam lalu
0
thumb
WamenPAN-RB Puji Polisi Peraih Hoegeng Awards: Mereka Orang-orang Terpilih
• 9 jam lalu
0
thumb
Menko Polkam minta pemda terdepan sampaikan informasi ke publik
• 19 jam lalu
0
thumb
WHO Bongkar Taktik Raksasa Makanan di Balik Skandal Obesitas Global
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.