Kepala BGN Suspend SPPG di Semarang yang Diduga Bikin 707 Orang Keracunan

republika.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan (suspend) layanan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang diduga menyebabkan ratusan orang mengalami keracunan di Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Hal itu dilakukan sambil menunggu investigasi penyebab keracunan tersebut. 

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, saat ini tim investigasi masih terus bekerja untuk mendalami penyebab insiden tersebut. Menurut dia, investigasi dilakukan untuk memastikan sumber permasalahan sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.

Baca Juga
  • BGN Larang SPPG Gunakan Barang Bersubsidi, Pengawasan Dapur MBG di Cimahi-KBB Diperketat
  • Polda Jateng Selidiki Kasus Pembuatan Konten Deepfake Porno 7 Mahasiswi
  • 4 Bupati Terciduk KPK, Ombudsman RI Peringatkan Maladministrasi Pelayanan Publik di Provinsi Jateng

"Tim investigasi masih bekerja untuk mendalami kasus ini. Kami ingin memastikan penyebabnya berdasarkan hasil pemeriksaan yang komprehensif," kata Sudaryono melalui keterangannya, Sabtu (1/8/2026).

Ia menegaskan, BGN tidak akan menoleransi adanya kelalaian dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Apabila hasil investigasi menemukan adanya pihaknya bakal mengambil tindakan tegas.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Kalau nanti terbukti ada kelalaian, kami akan melakukan suspend terhadap SPPG yang terkait sambil menunggu hasil evaluasi dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku," ujar dia.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menag Ungkap Alasan Prabowo Tak Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
• 19 jam lalu
0
thumb
Jokowi Disambut Hangat di NTT, Ahmad Ali: Rakyat Tidak Lupa yang Membangun Daerahnya
• 20 jam lalu
0
thumb
Laporan Keuangan Danantara Belum Kunjung Terbit, Ini Tantangan Penyusunannya
• 19 jam lalu
0
thumb
Pertamina Patra Niaga Dorong Pengunaan Aplikasi MyPertamina
• 2 jam lalu
0
thumb
Doa Kebangsaan di Monas, 13 Perjalanan KA Berhenti di Stasiun Jatinegara
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.